| dc.contributor.author | Wijaya, Faishal Ammar Dwi | |
| dc.date.accessioned | 2025-05-09T05:36:58Z | |
| dc.date.available | 2025-05-09T05:36:58Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.identifier.uri | dspace.uii.ac.id/123456789/55681 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini mengkaji aspek hukum terkait penetapan status terdakwa dalam
perkara delik penghinaan, dengan fokus pada pembuktian unsur sengaja dalam
Pasal 207 KUHP. Jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris.
Penelitian ini menganalisis Putusan Nomor 81/Pid.Sus/2018/PN.Bil yang
mengadili terdakwa terbukti memenuhi unsur pasal tersebut melalui tindakan
reposting yang dinilai sebagai terbuktinya niat penghinaan terhadap Presiden Joko
Widodo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim berpendapat perbuatan
terdakwa, yang mengunggah ulang suatu gambar dengan tulisan bernada
penghinaan, memenuhi kriteria "dengan sengaja". Namun, analisis lebih lanjut
mengindikasikan bahwa dalam konteks penggunaan platform facebook, niat dan
kesengajaan dalam tindakan reposting menjadi faktor utama dalam penentuan
apakah suatu perbuatan memenuhi unsur tersebut. Dengan mempertimbangkan
putusan Mahkamah Konstitusi yang menyatakan bahwa penghinaan terhadap
Presiden harus diadili sebagai delik aduan, penelitian ini menyoroti ketidakpastian
hukum dan perlunya harmonisasi antara putusan pengadilan dan norma konstitusi
untuk menjaga integritas sistem hukum di Indonesia. | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Penghinaan Terhadap Penguasa | en_US |
| dc.subject | Posting Ulang | en_US |
| dc.title | Analisis Ketepatan Pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan Pidana Terhadap Terdakwa Pada Perkara Delik Penghinaan Terhadap Penguasa Tanpa Adanya Aduan (Studi Kasus Tentang Perkara Pidana No.81/Pid.Sus/2018/PN.Bil) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.Identifier.NIM | 20410527 | |