Analisis Pengaruh Pembangunan Manusia Terhadap Ketimpangan di 10 Provinsi Dengan IPM tertinggi di Indonesia
Abstract
Ketimpangan pendapatan masih menjadi tantangan dalam pembangunan ekonomi di
Indonesia, bahkan di Provinsi dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembangunan manusia terhadap
ketimpangan di 10 Provinsi dengan IPM tertinggi di Indonesia selama periode 2010-2023. Data
yang digunakan penelitian ini mencakup tujuh variabel bebas yakni Indeks Pembangunan
Manusia (IPM), Penetrasi Internet, Pengeluaran Pemerintah (Pendidikan, Kesehatan,
Perumahan dan Fasilitas Umum), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus
(DAK). Sedangkan variabel terikatnya yaitu Rasio Gini. Penelitian ini menggunakan analisis
regresi data panel dan berdasarkan uji statistik, model terbaik yang digunakan adalah Random
Effect (REM).
Hasil penelitian menunjukan bahwa IPM dan Pengeluaran Pemerintah Pendidikan
memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan. Sementara itu, Penetrasi
Internet berpengaruh negatif dan signifikan, menunjukan bahwa semakin luas penggunaan
internet semakin kecil ketimpangan ekonomi. Disisi lain, Pengeluaran Pemerintah (Kesehatan,
Perumahan dan Fasilitas Umum), serta Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus
DAK tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Penelitian
ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas manusia dan investasi pendidikan belum cukup
efektif dalam menekan ketimpangan, sementara pemanfaatan internet dapat membantu
pemerataan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih inklusif dan optimal
dalam distribusi anggaran agar dampaknya lebih merata.
Collections
- Economics [2702]
