Show simple item record

dc.contributor.authorRomadhani, Arien Ismi
dc.date.accessioned2025-05-08T02:10:41Z
dc.date.available2025-05-08T02:10:41Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55612
dc.description.abstractPembangunan manusia berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, yang diukur melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berdasarkan dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup. Penelitian ini menganalisis pengaruh PDRB per kapita, Angka Partisipasi Sekolah (APS), jumlah kemiskinan, dan fasilitas kesehatan terhadap IPM di Jawa Tengah pada 2014–2023, menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB per kapita dan fasilitas kesehatan berpengaruh positif terhadap IPM, sedangkan jumlah kemiskinan berpengaruh negatif. Pengaruh APS bervariasi: APS (SD) berpengaruh negatif signifikan, APS (SMP) positif dan tidak signifikan, dan APS (SMA) berpengaruh positif signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa pembangunan manusia tidak hanya bergantung pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada akses pendidikan, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan layanan kesehatan. Oleh karena itu, kebijakan di Jawa Tengah perlu difokuskan pada peningkatan pendidikan menengah, pengurangan kemiskinan, dan penguatan infrastruktur kesehatan guna mendukung pembangunan berkelanjutan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectIndeks Pembangunan Manusiaen_US
dc.subjectPDRB per Kapitaen_US
dc.subjectAngka Partisipasi Sekolahen_US
dc.subjectKemiskinanen_US
dc.subjectFasilitas Kesehatanen_US
dc.titlePengaruh PDRB Per Kapita, Angka Partisipasi Sekolah, Jumlah Kemiskinan, dan Fasilitas Kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Jawa Tengah (2014–2023)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21313088


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record