RENA Recycling Project : Rebranding Produk Kerajinan Daur Ulang Sampah Plastik (Bidang Keuangan)
Abstract
Sampah plastik adalah masalah global yang semakin serius, terutama di kota-kota
padat seperti Yogyakarta. Data DLH Yogyakarta menunjukkan peningkatan
volume sampah plastik rata-rata 11,53% per tahun, dengan 300 ton sampah harian
yang hanya 270 ton terangkut ke TPS. Sampah yang tidak terkelola menyebabkan
pencemaran lingkungan dan emisi gas rumah kaca. Bisnis ini bertujuan
mempromosikan produk ramah lingkungan (Go Green) dan mendaur ulang sampah
plastik menjadi barang fungsional untuk mengurangi ketergantungan pada plastik
sekali pakai. Analisis keuangan UMKM RENA Recycling Project dilakukan selama
periode 9 September hingga 10 Desember 2022, mencakup perencanaan keuangan,
harga pokok produksi, arus kas, laporan laba rugi, proyeksi Break Even Point
(BEP), dan koordinasi produksi-pemasaran. Meski menghadapi tantangan seperti
pengeluaran tinggi dan fluktuasi penjualan, bisnis ini berhasil mempertahankan
likuiditas yang baik. Dalam laporan ini juga menjelaskan aktivitas dalam kurun
periode operasional, bisnis berhasil mempertahankan likuiditas yang baik meskipun
menghadapi tantangan seperti pengeluaran tinggi dan fluktuasi penjualan.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk pengembangan bisnis, seperti
peningkatan sistem pencatatan keuangan digital, diversifikasi sumber pendapatan,
dan optimalisasi strategi pemasaran guna meningkatkan profitabilitas. Dengan
demikian, bisnis ini tidak hanya memberikan keuntungan finansial tetapi juga
berkontribusi pada pelestarian lingkungan.
Collections
- Islamic Economics [1147]
