Kewenangan BPSK yang Tidak diperjanjikan dalam Perjanjian Pada Kasus Wanprestasi Pelaku Usaha (Studi Putusan No. 33/Arbitrase/2018/BPSK.MDN jo. No. 352 /Pdt.Sus- BPSK/2018/PN Mdn jo. No.257 K/Pdt.Sus-BPSK/2019)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kewenangan dari BPSK
dalam menangani sengketa wanprestasi perjanjian jual beli, menggunakan kasus
antara Lambok Budiman Hutagalung dan PT. GRHA Kirana Development dengan
putusan No. 33/Arbitrase/2018/BPSK.MDN jo. No. 352 /Pdt.Sus-BP.SK/2018/PN
Mdn jo. No.257 K/Pdt.Sus-BPSK/2019 yang pada perjanjian ini kedua belah pihak
tidak memperjanjikan adanya peran BPSK dalam menyelesaikan sengketa, serta
ingin mengetahui bagaimana upaya yang dapat dilakukan Lambok terhadap
Putusan Pengadilan Negeri yang membatalkan putusan BPSK. Penelitian ini adalah
penelitian yuridis normative, dengan pendekatan perundang-undangan atau (statute
aproach), dan pendekatan kasus atau (case approach). Sumber data penelitian
berupa data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder
dan bahan hukum tersier, dan metode pengumpulan data seperti studi dokumen,
studi kepustakaan, dan wawancara. Analisis data penelitian menggunakan analisis
kualitatif yang menghubungkan masalah dengan literatur, pendapat pakar hukum,
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hasil penelitian BPSK tidak
berwenang dalam mengadili sengketa yang pada perjanjian tidak memperjanjikan
adanya peran BPSK, serta masih terdapat upaya hukum yang bisa dilakukan oleh
Lambok terhadap Putusan Pengadilan Negeri yang membatalkan putusan BPSK.
Saran, BPSK dalam mencermati perjanjian antara kedua belah pihak baik yakni
Pelaku usaha dan Konsumen, Apabila isi perjanjian menyatakan bahwa
penyelesaian sengketa bukan menjadi kewenangan atau kompetensi BPSK
seharusnya BPSK menolak untuk menyelesaikan sengketa tersebut. Perlindungan
hukum bagi pihak yang mengalami kerugian akibat tindakan wanprestasi tetap
dapat menuntut haknya kepada pihak yang merugikan melalui jalur litigasi ke
pengadilan negeri tanpa terkena asas nebis in idem untuk memperoleh perlindungan
hukum.
Collections
- Law [3500]
