| dc.description.abstract | Dalam era modern saat ini, masih banyak anak yang memasuki usia remaja
belum memahami tata cara pelaksanaan shalat, bahkan tidak sedikit pula
masyarakat yang mengabaikan kewajiban ibadah ini. Fenomena tersebut menjadi
dasar pentingnya pembiasaan shalat sejak usia dini sebagai langkah awal
menanamkan nilai-nilai religius. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hasil
evaluasi program pembiasaan shalat pada anak usia dini berdasarkan model CIPP
(Context, Input, Process, Product) di TK ‘Aisyiyah Bunda ‘Aisyah. Penelitian ini
menggunakan pendekatan studi kasus di lapangan dengan jenis penelitian kualitatif.
Adapun data yang diperoleh yakni melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi
yang dianalisis dengan langkah reduksi, penyajian, dan verifikasi. Teknik
penentuan informan yang digunakan yaitu purposive sampling. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa, pertama, pelaksanaan program pembiasaan shalat terbagi
dalam tiga tahapan, yakni tahap perencanaan yang dilakukan di setiap awal
semester baru serta menuliskannya pada RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)
di setiap harinya, pelaksanaan yang diberlangsungkan dalam tiga alur, yakni
berwudhu, shalat dhuha dan dzuhur berjamaah, serta diakhiri dengan berdzikir dan
berdoa bersama dan evaluasi yang dilakukan setiap pekannya melalui WhatsApp
(WA) dan melaporkannya setiap semester melalui rapot. Kedua, efektivitas program
pembiasaan shalat dinyatakan sudah efektif dengan rentang 70% -90%. Ketiga,
faktor yang menghambat yakni pengkondisian waktu dan anak, mood berubah-
ubah, pengenalan pentingnya untuk shalat, serta jumlah anak yang banyak tidak
sebanding dengan jumlah guru dan faktor yang mendukung yakni konsistensi
pengenalan shalat di kelas, kerjasama guru dan dukungan positif dari orang tua.
Keempat, hasil evaluasi CIPP pada program dinyatakan baik, sehingga program
harus dilanjutkan. | en_US |