Show simple item record

dc.contributor.authorJohari, Asean
dc.date.accessioned2025-05-05T06:30:40Z
dc.date.available2025-05-05T06:30:40Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55507
dc.description.abstractPenjatuhan pidana kebiri kimia terhadap pelaku kekerasan seksual terhadap anak mengalami peningkatan dalam 5 (lima) tahun terakhir. Objek penelitian ini adalah apa saja yang menjadi faktor pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana kebiri kimia, serta bagaimana kesesuaian hakim dalam menjatuhkan pidana kebiri kimia sesuai dengan tujuan pemidanaan retributif dan rehabilitative. Penelitian ini digolongkan kedalam penelitian normatif yuridis. Data penelitian dikumpulkan melalui studi dokumen/Pustaka dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier,serta analisis data pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian menghasilkan kesimpulan bahwa: faktor-faktor yang mempengaruhi dalam penjatuhan pidana kebiri kimia berada pada tingkatan tindakan yang dilakukan oleh pelaku tindak kekerasan seksual pada anak. Keseimbangan mengenai teori relatif dan teori rehabilitatif dapat ditempuh melalui keadilan yang didapatkan oleh para pihak, sarana pembalasan bagi korban sebagai tanda keadilan dan penyesuaian karakter pelaku kejahatan agar ketika dikembalikan kepada masyarakat ia menjadi pribadi yang baik.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPertimbangan Hakimen_US
dc.subjectTeori Pemidanaanen_US
dc.subjectKekerasan Seksualen_US
dc.subjectAnaken_US
dc.subjectRetributifen_US
dc.subjectRehabilitatifen_US
dc.titleFaktor-faktor Yang Mempengaruhi Pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan Pidana Tambahan Kebiri Kimia dan Pilihan Retributif atau Rehabilitatif Sebagai Tujuan Pemidanaan (Analisis Putusan Hakim Antara 2019-2024)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20410167


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record