Show simple item record

dc.contributor.authorArifah, Alfin Nisaul
dc.date.accessioned2025-05-05T03:09:28Z
dc.date.available2025-05-05T03:09:28Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55479
dc.description.abstractPenelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang menyebabkan terjadinya kecurangan di perguruan tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta. Faktor – faktor tersebut terdiri dari kesesuaian kompensasi, keefektifan pengendalian internal, whistleblowing system, kultur organisasi dan religiusitas. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner yang disebarkan secara langsung baik berbentuk cetak maupun melalui Google form kepada seluruh pegawai yang bekerja di Top 27 perguruan tinggi terbaik versi UniRank 2024. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria pegawai yang memiliki pengalaman kerja minimal 1 tahun. Data yang berhasil dikumpulkan dan sesuai kriteria untuk diolah berjumlah 165 kuesioner. Selanjutnya data dianalisis menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Versi 30. Penelitian ini menggunakan teori atribusi dan teori fraud triangle sebagai landasan teori. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan kesesuaian kompensasi, keefektifan pengendalian internal, dan religiusitas tidak berpengaruh terhadap terjadinya kecurangan di perguruan tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sedangkan whistleblowing system dan kultur organisasi pengaruh negatif dan signifikan terhadap terjadinya kecurangan di perguruan tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectFraud Triangleen_US
dc.subjectKecuranganen_US
dc.subjectPerguruan Tinggien_US
dc.titleDeterminan Tindakan Kecurangan (Fraud) Pada Perguruan Tinggi di Daerah Istimewa Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22919037


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record