| dc.description.abstract | Penderita diabetes di Indonesia terus meningkat seiring berjalannya waktu dan
berasal dari berbagai kalangan usia dimana 90% dari penderita menderita diabetes
tipe II. Hal yang menyebabkan meningkatnya penderita penyakit diabetes adalah
gaya hidup yang tidak sehat dan konsumsi makanan atau minuman yang
mengandung kadar Gula, Garam, dan Lemak (GGL) tinggi. Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengelompokkan produk makanan ringan yang berpotensi dapat
menyebabkan diabetes berdasarkan informasi nilai gizi serta menentukan metode
terbaik untuk pembentukkan cluster. Hal ini dilakukan agar konsumen dapat lebih
selektif dalam memilih produk makanan ringan yang berpotensi dapat
menyebabkan diabetes. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data
informasi nilai gizi dari produk makanan ringan berupa jumlah kandungan lemak
total, lemak jenuh, gula, dan garam. Dengan menggunakan SOM topologi
hexagonal grid 5 × 9 terbentuk 45 neuron output. Kemudian diperoleh metode
terbaik untuk pengelompokkan neuron output adalah metode k-means yang mana
terbentuk 2 cluster dengan nilai silhouette index sebesar 0.44, dunn index sebesar
0.09, dan connectivity index sebesar 11.14. Cluster pertama berisi 165 produk
dengan kandungan lemak total, lemak jenuh, dan garam yang rendah dan memiliki
kandungan gula yang tidak jauh berbeda dari cluster kedua. Kemudian, cluster
kedua berisi 46 produk dengan kandungan lemak total dan lemak jenuh yang sangat
tinggi, sedangkan kandungan garam tidak jauh berbeda dari cluster pertama serta
merupakan cluster yang harus diwaspadai karena kandungan lemak total dan lemak
jenuh. | en_US |