Rekomendasi Gamifikasi untuk Meningkatkan Pengalaman Pengunjung di Museum Benteng Vredeburg
Abstract
Museum merupakan salah satu media edukasi yang berperan penting dalam melestarikan
sejarah dan budaya. Namun, menarik minat generasi muda untuk berkunjung dan
berpartisipasi aktif dalam aktivitas museum tetap menjadi tantangan besar. Penelitian ini
berfokus pada rekomendasi penerapan elemen gamifikasi untuk meningkatkan pengalaman
pengunjung di Museum Benteng Vredeburg. Data penelitian menggunakan data primer dan
sekunder, untuk data sekunder dikumpulkan melalui literatur review menggunakan metode
PRISMA, sedangkan data primer didapatkan melalui survey dan interview kepada
pengunjung museum untuk memahami preferensi mereka terhadap elemen gamifikasi.
Hasil literatur review mengidentifikasi elemen-elemen gamifikasi yang sering digunakan
dalam konteks museum, seperti eksplorasi, tantangan, dan penghargaan. Elemen-elemen ini
memberikan pengalaman yang lebih interaktif dan mendalam kepada pengunjung. Data
survei dari berbagai segmen usia, mulai dari pelajar hingga pengunjung umum, memperkuat
temuan tersebut dengan menyoroti preferensi pengguna terhadap fitur kompetitif seperti
papan peringkat, hadiah, serta kuis berbasis narasi sejarah. Selain itu juga dibuat fitur peta
interaktif yang ditunjukkan untuk pengunjung yang ingin menikmati eksplorasi tanpa
berkompetisi dengan pengunjung lain.
Berdasarkan analisis, dirancang wireframe sistem gamifikasi yang mencakup fitur utama
seperti challenge, exploration, dan learning / new skills untuk memotivasi melalui
kompetisi, toko hadiah untuk memberikan insentif edukatif, kuis interaktif yang memberikan
informasi sejarah setelah jawaban diberikan, dan peta interaktif agar pengunjung dapat
menikmati eksplorasi di museum. Pengujian desain dilakukan melalui skala likert untuk
mengukur kepuasan, navigasi, dan daya tarik visual, dengan hasil menunjukkan rata-rata
tingkat kepuasan pengguna sebesar 4,46.
Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam mengintegrasikan elemen gamifikasi
ke dalam pengalaman museum, menjadikan kunjungan lebih menyenangkan, edukatif, dan
interaktif. Rekomendasi yang dihasilkan tidak hanya relevan bagi Museum Benteng
Vredeburg tetapi juga dapat diterapkan di museum lain yang menghadapi tantangan serupa
dalam menarik pengunjung terutama museum yang memiliki tempat luas dan bisa
dimanfaatkan untuk pengunjung mengeksplorasi secara bebas. Dengan menggabungkan teknologi dan elemen interaktif, penelitian ini mendukung pelestarian sejarah dan budaya
melalui pendekatan yang inovatif dan relevan untuk generasi muda.
Collections
- Master of Informatics [361]
