Show simple item record

dc.contributor.authorSetyaningsih, Mey Lina Tri
dc.date.accessioned2025-04-29T01:59:20Z
dc.date.available2025-04-29T01:59:20Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55409
dc.description.abstractCarbon black merupakan bubuk halus berwarna hitam dengan luas permukaan tinggi yang mana digunakan sebagai bahan untuk penguatan karet, ban, dan sebagai pigmen warna hitam. Kebutuhan Carbon black di Indonesia tiap tahun mengalami fluktuasi yang dilihat dari data impor Carbon Black pada Badan Pusat Statistik tahun 2018 sampai 2021. Pra-rancangan pabrik Carbon Black dengan kapasitas 280.000 ton per tahun bertujuan untuk memenuhi kebutuhan Carbon Black di Indonesia dan direncanakan didirikan di Cilegon, Banten di atas lahan seluas 42.035 m2 pada tahun 2026. Pabrik ini akan dioperasikan selama 330 hari dalam setahun dengan karyawan berjumlah 176 orang. Bahan baku yang dibutuhkan untuk keperluan produksi berupa Gas Alam dan Oksigen berturut-turut sebanyak 137.000,76 kg/jam, dan 352.270,993 kg/jam dan menghasilkan produk utama berupa Carbon sebanyak 35.353,54 kg/jam dengan kemurnian 99,8%. Proses di operasikan pada suhu 1700 °C dan tekanan 5 atm dengan menggunakan reaktor furnace dengan konversi yang dihasilkan sebesar 54%. Kebutuhan utilitas berupa air pendingin 60.132,161 kg/jam, air domestik 1.250,22 kg/jam, steam 172.718,11 kg/jam, dan bahan bakar 245,8137 kg/jam. Sedangkan, kebutuhan listrik dari PLN sebesar 1.699,9587 kW untuk memenuhi kebutuhan proses. Evaluasi ekonomi menunjukan keuntungan yang diperoleh yaitu keuntungan sebelum pajak Rp 584.166.091.783,22 dan keuntungan setelah pajak sebesar Rp 467.332.873.426,57. Berdasarkan hasil studi kelayakan diperoleh Break Even Point (BEP) sebesar 55,02% (syarat BEP 40%-60%), Shut Down Point (SDP) sebesar 34,56%, dan Discounted Cash Flow Rate of Return (DCFR) sebesar 17,53%. Sementara itu Return On Investment sebelum pajak(ROIb) sebesar 21,98% (syarat ROIb pabrik berisiko tinggi > 44%) dan Return On Investment sesudah pajak (ROIa) sebesar 17,59%, Pay Out Time sebelum pajak (POTb) sebesar 3,34 tahun (syarat POTb untuk pabrik beresiko tinggi < 2 tahun) dan Pay Out Time sesudah pajak (POTa) sebesar 3,91 tahun. Berdasarkan hasil evaluasi ekonomi ini, dapat disimpulkan bahwa pabrik Carbon Black sebesar 280.000 ton/tahun secara ekonomi layak untuk didirikan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectCarbon Blacken_US
dc.subjectGas Alamen_US
dc.subjectOksigenen_US
dc.titlePra Rancangan Pabrik Kimia Carbon Black dari Gas Alam Kapasitas 280.000 Ton/tahunen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM18521206


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record