Pra Rancangan Pabrik Kimia Carbon Black dari Gas Alam Kapasitas 280.000 Ton/tahun
Abstract
Carbon black merupakan bubuk halus berwarna hitam dengan luas permukaan
tinggi yang mana digunakan sebagai bahan untuk penguatan karet, ban, dan sebagai
pigmen warna hitam. Kebutuhan Carbon black di Indonesia tiap tahun mengalami
fluktuasi yang dilihat dari data impor Carbon Black pada Badan Pusat Statistik
tahun 2018 sampai 2021. Pra-rancangan pabrik Carbon Black dengan kapasitas
280.000 ton per tahun bertujuan untuk memenuhi kebutuhan Carbon Black di
Indonesia dan direncanakan didirikan di Cilegon, Banten di atas lahan seluas 42.035
m2
pada tahun 2026. Pabrik ini akan dioperasikan selama 330 hari dalam setahun
dengan karyawan berjumlah 176 orang. Bahan baku yang dibutuhkan untuk
keperluan produksi berupa Gas Alam dan Oksigen berturut-turut sebanyak
137.000,76 kg/jam, dan 352.270,993 kg/jam dan menghasilkan produk utama
berupa Carbon sebanyak 35.353,54 kg/jam dengan kemurnian 99,8%. Proses di
operasikan pada suhu 1700 °C dan tekanan 5 atm dengan menggunakan reaktor
furnace dengan konversi yang dihasilkan sebesar 54%. Kebutuhan utilitas berupa
air pendingin 60.132,161 kg/jam, air domestik 1.250,22 kg/jam, steam 172.718,11
kg/jam, dan bahan bakar 245,8137 kg/jam. Sedangkan, kebutuhan listrik dari PLN
sebesar 1.699,9587 kW untuk memenuhi kebutuhan proses. Evaluasi ekonomi
menunjukan keuntungan yang diperoleh yaitu keuntungan sebelum pajak Rp
584.166.091.783,22 dan keuntungan setelah pajak sebesar Rp 467.332.873.426,57.
Berdasarkan hasil studi kelayakan diperoleh Break Even Point (BEP) sebesar
55,02% (syarat BEP 40%-60%), Shut Down Point (SDP) sebesar 34,56%, dan
Discounted Cash Flow Rate of Return (DCFR) sebesar 17,53%. Sementara itu
Return On Investment sebelum pajak(ROIb) sebesar 21,98% (syarat ROIb pabrik
berisiko tinggi > 44%) dan Return On Investment sesudah pajak (ROIa) sebesar
17,59%, Pay Out Time sebelum pajak (POTb) sebesar 3,34 tahun (syarat POTb
untuk pabrik beresiko tinggi < 2 tahun) dan Pay Out Time sesudah pajak (POTa)
sebesar 3,91 tahun. Berdasarkan hasil evaluasi ekonomi ini, dapat disimpulkan
bahwa pabrik Carbon Black sebesar 280.000 ton/tahun secara ekonomi layak untuk
didirikan.
Collections
- Chemical Engineering [1392]
