Show simple item record

dc.contributor.authorOlilingo, Fadhilah Linti
dc.date.accessioned2025-04-24T07:27:12Z
dc.date.available2025-04-24T07:27:12Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55388
dc.description.abstractPerkembangan teknologi informasi yang pesat, telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor kesehatan. Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) diperlukan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi, dan efisiensi layanan kesehatan. Meski 88 % Rumah Sakit di Indonesia telah menerapkan SIMRS, masih ada yang belum menggunakannya secara optimal. Penelitian ini mengevaluasi faktor- faktor yang mempengaruhi penerapan SIMRS di Rumah Sakit Multazam Gorontalo, yang meliputi masalah penginputan data yang duplikat, ketidaksesuaian job desk dengan struktur organisasi, serta keterbatasan teknologi. Model evaluasi Task-Technology Fit (TTF) dan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) digunakan untuk menilai kesesuaian teknologi dengan tugas serta fakor-faktor penerimaan pengguna. Selain itu, analisis pengaruh budaya Hofstede digunakan untuk memahami bagaimana nilai-nilai budaya mempengaruhi penerimaan dan penggunaan SIMRS. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan untuk mengembangkan strategi penerapan SIMRS yang lebih efektif dan sesuai dengan konteks budaya di Rumah Sakit Multazam Gorontalo.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectTeknologi Informasien_US
dc.subjectSIMRSen_US
dc.subjectTTFen_US
dc.subjectUTAUTen_US
dc.subjectJarak Kekuasaanen_US
dc.subjectHofstedeen_US
dc.titlePengaruh Budaya Power Distance terhadap Penerimaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Multazam Provinsi Gorontaloen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21917029


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record