Pengaruh Revitalisasi Malioboro Terhadap Kesejahteraan UMKM : Pendekatan Teori Surplus Produsen
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh revitalisasi Kawasan Malioboro terhadap
kesejahteraan para pedagang kaki lima (PKL) atau UMKM yang dilihat dari teori surplus produsen.
Sebelum revitalisasi dan relokasi, lapak berdagang para pedagang berada di selasar di sepanjang
jalan Kawasan Malioboro atau di trotoar pertokoan. Setelah revitalisasi pedagang dipindahkan
lokasi lapaknya ke Teras Malioboro 1 dan Teras Malioboro 2. Penelitian ini merupakan penelitian
kualitatif deskripsi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dan
observasi. Keabsahan data yang diperoleh diperiksa dengan menggunakan triangulasi teknik dan
triangulasi sumber. Untuk teknik analisis data yang digunakan untuk penelitian ini, yakni reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan apabila
revitalisasi Kawasan Malioboro terdapat penurunan perolehan pendapatan bagi para pedagang kaki
lima (PKL) saat masih berdagang di selasar Kawasan Malioboro dan sesudah pindah ke Teras
Malioboro 1 dan Teras Malioboro 2, letak lapak yang strategis mempengaruhi perolehan
pendapatan para pedagang, dan sulit bagi pedagang kaki lima (PKL) untuk beralih dari berdagang
di Malioboro, karena mereka telah menghabiskan waktu yang cukup lama untuk berdagang di
kawasan ini. Pada surplus produsen didapati apabila luas area surplus lebih besar ketika pedagang
masih berdagang di selasar Kawasan Malioboro.
Collections
- Economics [2702]
