Show simple item record

dc.contributor.authorHamidanti, Prita
dc.date.accessioned2025-04-23T04:15:25Z
dc.date.available2025-04-23T04:15:25Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55330
dc.description.abstractPerubahan iklim berdampak pada peningkatan frekuensi dan intensitas bencana di Pulau Jawa, yang memiliki risiko tinggi terhadap banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem. Penelitian ini menganalisis hubungan variabel cuaca seperti temperatur, kelembaban, curah hujan, lama penyinaran matahari, dan kecepatan angin dengan kejadian bencana di enam Provinsi pulau Jawa selama 2010–2023. Metode yang digunakan adalah Negative Binomial Regression (NB) dan Zero Inflated Poisson (ZIP) karena mampu menangani data bencana yang bersifat count data dan sering mengandung banyak nol. Model terbaik dipilih berdasarkan nilai Root Mean Squared Error (RMSE), Mean Absolute Error (MAE), dan Akaike Information Criterion (AIC) yang terkecil. Hasilnya menunjukkan bahwa variabel cuaca berpengaruh signifikan terhadap kejadian bencana. Model ZIP lebih akurat dibandingkan NB karena lebih mampu menangani data dengan banyak nol. Penelitian ini merekomendasikan model ZIP dalam analisis prediksi bencana terkait perubahan iklim. Penelitian ini dapat digunakan untuk mendukung kebijakan mitigasi dan sistem peringatan dini berbasis data cuaca dan iklim.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPerubahan Iklimen_US
dc.subjectBanjiren_US
dc.subjectTanah Longsoren_US
dc.subjectCuaca Ekstremen_US
dc.subjectRegresi Binomial Negatifen_US
dc.subjectZero Inflated Poissonen_US
dc.subjectOverdispersien_US
dc.titleAnalisis Pengaruh Cuaca Terhadap Bencana menggunakan Metode Negative Binomial Regression dan Zero Inflated Poisson (Studi Kasus : Bencana Banjir, Tanah Longsor, dan Cuaca Ekstrem di Pulau Jawa Tahun 2010-2023)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21611101


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record