Pengaruh Penerapan ESG Scoring Terhadap Harga Saham pada Perusahaan yang Terdaftar Pada Indeks IDXESG Leaders dengan Moderasi Faktor Makro Ekonomi
Abstract
Fenomena kebijakan pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG)
dalam setengah dekade akhir menjadi tren dan fokus perusahaan dalam meningkatkan
kinerja berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan
ESG Scoring terhadap harga saham perusahaan yang terdaftar dalam Indeks IDXESG
Leaders dengan mempertimbangkan faktor makroekonomi sebagai variabel moderasi.
Data yang digunakan mencakup 30 perusahaan selama periode 2020–2023 dengan
metode purposive sampling. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah harga
saham, sedangkan variabel independennya terdiri dari ESG Scoring, Price Earning Ratio
(PER), Earning Per Share (EPS), dan Free Float. Inflasi dan suku bunga digunakan
sebagai variabel moderasi untuk melihat pengaruh faktor makroekonomi terhadap
hubungan antara ESG dan harga saham.
Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi data panel dengan tiga
model estimasi, yaitu Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM), dan Random
Effect Model (REM). Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier dilakukan
untuk menentukan model terbaik serta uji MRA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
ESG Scoring memiliki pengaruh signifikan negatif terhadap harga saham. PER tidak
memiliki pengaruh terhadap harga saham dan EPS memiliki pengaruh positif terhadap
harga saham, sedangkan Free Float tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Faktor
inflasi terbukti memoderasi hubungan antara ESG Scoring dan harga saham sedangkan
suku bunga tidak cukup mampu dalam memoderasi ESG Scoring dan harga saham.
Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi perusahaan, investor, dan
pembuat kebijakan. Perusahaan diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan
implementasi ESG untuk menarik minat investor. Bagi investor, hasil penelitian ini
memberikan informasi tambahan dalam pengambilan keputusan investasi dengan
mempertimbangkan aspek keberlanjutan. Selain itu, pembuat kebijakan dapat
mempertimbangkan hasil penelitian ini untuk merumuskan regulasi yang mendorong
praktik bisnis berkelanjutan.
Collections
- Economics [2702]
