| dc.description.abstract | Peningkatan konsumsi buah alpukat di Indonesia mendorong kebutuhan akan
metode efektif untuk memastikan kesegaran buah yang akan dikonsumsi. Penelitian
ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan dalam menentukan kesegaran alpukat,
sehingga lebih memastikan kondisi buah layak konsumsi. Studi dilakukan pada 23
Mei s.d 5 Juni 2024 dengan menggunakan sampel alpukat mentega dari
supermarket. Metode yang diterapkan adalah algoritma deep learning You Only
Look Once versi 8 (YOLOv8) yang dikenal mampu mendeteksi objek secara real-
time. Ruang lingkup penelitian mencakup klasifikasi alpukat dalam beberapa
kategori dengan prediksi masa simpan di suhu ruangan dan kulkas, seperti “menuju
5 hari pembusukan apabila disimpan di suhu ruangan dan menuju 14 hari
pembusukan apabila disimpan di suhu kulkas” hingga “tidak layak konsumsi”.
Model divalidasi menggunakan 120 gambar yang mencakup 6 kategori tingkat
kesegaran. Hasil evaluasi menunjukkan performa yang sangat baik, dengan akurasi
mencapai 98%, F1-Score sebesar 0.978, mAP50 sebesar 0.994, dan mAP50-95
sebesar 0.972 setelah 50 epoch, mengindikasikan kemampuan deteksi objek yang
unggul. Hasil uji coba secara real-time menunjukkan nilai confidence sebesar 96%
dan 94% yang membuktikan efektivitasnya dalam mengidentifikasi kondisi
kesegaran alpukat. Kemudian untuk meningkatkan kemudahan dalam penerapan
deteksi kesegaran alpukat dalam kehidupan sehari-hari, dikembangkan aplikasi
berbasis mobile bernama Avo Freshify. Aplikasi tersebut telah berhasil mendeteki
kondisi kesegaran buah alpukat dengan akurat, memberikan informasi yang
berguna bagi konsumen dan penjual untuk menentukan kualitas dan masa simpan
buah secara efektif, serta harga yang sesuai. | en_US |