• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Kapasitas Dukung dan Penurunan Fondasi Tiang Bor dengan Variasi Diameter (Studi kasus Proyek Pembangunan Laboratorium Riset Terpadu UPN “VETERAN” Yogyakarta 2023, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta)

    Thumbnail
    View/Open
    20511270.pdf (7.123Mb)
    Date
    2025
    Author
    Putri, Amalia Rizkya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Fondasi merupakan salah satu elemen krusial dalam setiap bangunan, karena berperan sebagai penyalur beban dari struktur atas menuju tanah. Perencanaan ini tentunya tidak lepas dari kriteria aman dan efisien sesuai dengan standar yang berlaku di Indonesia. Analisis kapasitas dukung fondasi dilakukan dengan memperhatikan data penyelidikan tanah, beban yang ditanggung oleh fondasi, dimensi tiang, jarak antar tiang, dan data pendukung seperti mutu beton dan kedalaman fondasi. Tujuan penelitian tersebut adalah mengetahui sebesar jauh variasi dimensi mempengaruhi besar nilai kapasitas dukung fondasi tiang bor dan penurunannya. Penelitian kapasitas daya dukung dan penurunan dilakukan dengan membandingkan beberapa metode analisis yaitu metode teoritis yaitu metode Meyerhoff, metode Reese & Wright, dan metode Reese & O’Neil. Hasil yang didapatkan akan dibandingkan dengan analisis yang dilakukan dengan software PLAXIS 2D dan hasil PDA Test dengan variasi diameter sebesar 0,7 m, 0,6 m, dan 0,5 m dengan panjang tiang 11,8 m. Berdasarkan analisis kapasitas dukung tiang kelompok dengan metode teoritis dan software PLAXIS 2D dengan variasi diameter 0,7, 0,6, dan 0,5 dengan panjang tiang 11,8 m didapatkan hasil secara berurutan sebesar 3003 kN, 2452 kN, dan 1942 kN untuk metode meyerhoff, 4590,432 kN, 3749,931 kN, 2971,004 kN untuk metode Reese & Wright, 2635,363, kN, 2261,053 kN, dan 1344,573 kN untuk metode Reese & O’Neil. Sedangkan dengan hasil PLAXIS 2D 7534 kN, 7319 kN, dan 7058 kN pada metode Meyerhoff, 7338 kN, 7149 kN, dan 6947 untuk metode Reese & Wright, 7952 kN, 7156 kN, dan 6947 untuk metode Reese & O’Neil. Dari hasil tersebut dapat di simpulkan bahwa semakin kecil diameter maka nilai kapasitas daya dukung yang dihasilkan semakin kecil. Hasil penurunan kelompok tiang dengan metode teoritis dan software PLAXIS 2D dengan variasi diameter 0,7, 0,6, dan 0,5 dengan panjang tiang 11,8 m didapatkan hasil dengan metode teoritis secara berurutan sebesar 0,0104 m, 0,0150 m, dan 0,0200m. Sedangakan didapatkan hasil dengan metode PLAXIS 2D sebesar 0,033 m, 0,037 m , dan 0,039 m pada metode Meyerhoff, 0,028 m, 0,033 m, dan 0,036 m pada metode Reese & Wright, 0,034 m, 0,038 m, dan 0,040 pada metode Reese & O’Neil. Dapat disimpulkan bahwa semakin kecil diameter semakin besar nilai angka penurunannya.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/55299
    Collections
    • Civil Engineering [4722]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV