Show simple item record

dc.contributor.authorSalsabila, Dakiyah Hasna
dc.date.accessioned2025-03-18T07:06:11Z
dc.date.available2025-03-18T07:06:11Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55233
dc.description.abstractLatar Belakang : Osteoartritis (OA) adalah penyakit degeneratif sendi yang umum terjadi, terutama pada usia lanjut, dengan dampak signifikan terhadap aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup. Osteoartritis menyebabkan kerusakan pada stabilitas dinamis pada sendi lutut sehingga memerlukan terapi konservatif untuk memperbaiki stabilitas yang terganggu tersebut. Di antara berbagai terapi yang tersedia, latihan penguatan otot, khususnya pada otot quadriceps dan hamstring, diakui efektif sebagai terapi konservatif untuk meredakan gejala OA. Tujuan Penelitian : Mengetahui apakah penguatan otot quadrisep dan hamstring mampu memberikan dampak positif bagi terapi konservatif osteoartritis Motode Penelitian : Penelitian berdesain studi scoping review dilakukan sesuai dengan protokol PRISMA ScR (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses for Scoping review) yang dikaji secara sistematis menurut kriteria inklusi dan eksklusi. Proses pencarian artikel bersumber dari database elektronik berupa PubMed dan ScienceDirect yang menggunakan kata kunci yang telah ditetapkan menurut Boolean search. Dilakukan penyesuaian kata kunci berdasarkan jenis database yang digunakan untuk mendapatkan hasil artikel yang sesuai. Artikel yang telah lolos seleksi selanjutnya akan diekstraksi dan disintesis pada masing-masing item data untuk diteliti lebih lanjut. Hasil : Hasil dari 4 artikel yang ditinjau dari peneletian ini ditemukan bahwa latihan kombinasi quadriceps dan hamstring memberikan manfaat paling komprehensif, termasuk pengurangan nyeri, peningkatan rentang gerak (ROM), dan fungsi fisik. Rasio kekuatan quadriceps-hamstring yang meningkat secara signifikan membantu mengurangi ketidakstabilan sendi dan risiko degenerasi lebih lanjut. Kesimpulan : Latihan penguatan otot quadriceps dan hamstring terbukti efektif sebagai terapi konservatif untuk mengurangi gejala osteoartritis lutut, seperti nyeri, kekakuan pagi hari, dan keterbatasan fungsi fisik. Kombinasi penguatan kedua otot ini memberikan hasil yang lebih signifikan dibandingkan penguatan otot quadriceps atau hamstring saja, dengan meningkatkan stabilitas sendi, rentang gerak (ROM), serta kualitas hidup pasien. Latihan ini juga terbukti aman, hemat biaya, dan cocok untuk pasien usia lanjut atau mereka dengan komorbiditas seperti obesitas.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titleQuadriceps dan Hamstring Strengthening Sebagai Terapi Osteoartritis : A Scoping Reviewen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21711118


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record