Quadriceps dan Hamstring Strengthening Sebagai Terapi Osteoartritis : A Scoping Review
Abstract
Latar Belakang : Osteoartritis (OA) adalah penyakit degeneratif sendi yang
umum terjadi, terutama pada usia lanjut, dengan dampak signifikan terhadap
aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup. Osteoartritis menyebabkan kerusakan
pada stabilitas dinamis pada sendi lutut sehingga memerlukan terapi konservatif
untuk memperbaiki stabilitas yang terganggu tersebut. Di antara berbagai terapi
yang tersedia, latihan penguatan otot, khususnya pada otot quadriceps dan
hamstring, diakui efektif sebagai terapi konservatif untuk meredakan gejala OA.
Tujuan Penelitian : Mengetahui apakah penguatan otot quadrisep dan hamstring
mampu memberikan dampak positif bagi terapi konservatif osteoartritis
Motode Penelitian : Penelitian berdesain studi scoping review dilakukan sesuai
dengan protokol PRISMA ScR (Preferred Reporting Items for Systematic
Reviews and Meta-analyses for Scoping review) yang dikaji secara sistematis
menurut kriteria inklusi dan eksklusi. Proses pencarian artikel bersumber dari
database elektronik berupa PubMed dan ScienceDirect yang menggunakan kata
kunci yang telah ditetapkan menurut Boolean search. Dilakukan penyesuaian
kata kunci berdasarkan jenis database yang digunakan untuk mendapatkan hasil
artikel yang sesuai. Artikel yang telah lolos seleksi selanjutnya akan diekstraksi
dan disintesis pada masing-masing item data untuk diteliti lebih lanjut.
Hasil : Hasil dari 4 artikel yang ditinjau dari peneletian ini ditemukan bahwa
latihan kombinasi quadriceps dan hamstring memberikan manfaat paling
komprehensif, termasuk pengurangan nyeri, peningkatan rentang gerak (ROM),
dan fungsi fisik. Rasio kekuatan quadriceps-hamstring yang meningkat secara
signifikan membantu mengurangi ketidakstabilan sendi dan risiko degenerasi
lebih lanjut.
Kesimpulan : Latihan penguatan otot quadriceps dan hamstring terbukti efektif
sebagai terapi konservatif untuk mengurangi gejala osteoartritis lutut, seperti
nyeri, kekakuan pagi hari, dan keterbatasan fungsi fisik. Kombinasi penguatan
kedua otot ini memberikan hasil yang lebih signifikan dibandingkan penguatan
otot quadriceps atau hamstring saja, dengan meningkatkan stabilitas sendi,
rentang gerak (ROM), serta kualitas hidup pasien. Latihan ini juga terbukti aman,
hemat biaya, dan cocok untuk pasien usia lanjut atau mereka dengan
komorbiditas seperti obesitas.
Collections
- Medical Education [2860]
