Korelasi Asupan Karbohidrat Sederhana dengan Kadar Trigliserida dan Kekuatan Genggam Tangan Pada Dewasa Muda
Abstract
Latar Belakang: Perubahan pola konsumsi di era modern meningkatkan asupan
karbohidrat sederhana dari makanan olahan dan minuman manis. Konsumsi
berlebihan dapat memengaruhi metabolisme lipid, meningkatkan kadar trigliserida,
dan berisiko menimbulkan penyakit kardiovaskular. Selain itu, pola makan juga
berperan dalam kekuatan otot, termasuk kekuatan genggam tangan sebagai
indikator fungsional tubuh. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi antara
asupan karbohidrat sederhana dengan kadar trigliserida dan kekuatan genggam
tangan pada dewasa muda.
Tujuan Penelitian: Menganalisis korelasi antara asupan karbohidrat sederhana
dengan kadar trigliserida dan kekuatan genggam tangan pada dewasa muda
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan
menggunakan teknik analisis observasional dan pendekatan cross sectional
menggunakan data primer mahasiswa aktif Fakultas Kedokteran Universitas Islam
Indonesia yang diseleksi menggunakan teknik purposive sampling dimana besar
sampel sejumlah 88 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis bivariat
menggunakan Spearman correlation.
Hasil: Asupan karbohidrat sederhana memiliki korelasi positif lemah dengan kadar
trigliserida (r = 0,232, p = 0,030) dan korelasi negatif lemah dengan kekuatan
genggam tangan (r = -0,245, p = 0,021), menunjukkan bahwa meskipun
berpengaruh, faktor lain kemungkinan lebih dominan dalam menentukan kedua
variabel tersebut.
Simpulan: Adanya korelasi positif yang lemah antara asupan karbohidrat
sederhana kadar trigliserida dan korelasi negatif yang lemah antara asupan
karbohidrat sederhana dengan kekuatan genggam tangan.
Collections
- Medical Education [2958]
