Show simple item record

dc.contributor.authorSalsabil, Vick Hilya
dc.date.accessioned2025-03-14T03:09:42Z
dc.date.available2025-03-14T03:09:42Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55186
dc.description.abstractLatar Belakang : Hipertensi dan obesitas merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat, termasuk di Indonesia. Obesitas berkontribusi terhadap tingginya angka hipertensi dan meningkatkan risiko penyakit metabolik lainnya. Salah satu cara efektif untuk menurunkan berat badan dan tekanan darah adalah melalui latihan aerobik. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa latihan aerobik dapat membantu menurunkan berat badan dan tekanan darah. Namun, belum ada penelitian yang secara khusus meneliti mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia yang mengikuti Blok Kesehatan Olahraga. Pada blok tersebut, mahasiswa diberikan program aktivitas fisik dengan bimbingan ahli olahraga selama sekitar 3–4 minggu. Kegiatan blok ini meliputi pemberian teori sekaligus praktek sehingga diharapkan mahasiswa dapat menguasai secara langsung dan dapat mengevaluasi dampak dari kegiatan tersebut. Tujuan Penelitian : Mengetahui pengaruh latihan aerobik intensitas sedang mahasiswa Blok Kesehatan Olahraga Angkatan 2021 pada penurunan berat badan dan tekanan darah Metode Penelitian : Penelitian yang akan dilakukan merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif. Populasi merupakan mahasiswa mahasiswa Blok Kesehatan Olahraga Angkatan 2021. Data berat badan dan tekanan darah diperoleh dari data sekunder, yaitu hasil pengukuran pre-test dan post-test pada mahasiswa. Penelitian ini dilakukan dalam rentang waktu 3–4 minggu dengan frekuensi senam aerobik sebanyak 2 kali per minggu yang didominasi oleh intensitas sedang. Hasil : senam aerobik intensitas sedang dalam rentang waktu 3–4 minggu dengan frekuensi senam aerobik sebanyak 2 kali per minggu tidak memberikan hasil yang signifikan (p = 0,91) pada penurunan berat badan dan tekanan darah sistolik (p = 0,571). Hasil berbeda ditunjukkan pada tekanan darah diastolik (p = 0,003). Berdasarkan jenis kelamin, perempuan menunjukkan hasil yang signifikan pada sistolik (p = 0,00) dan diastolik (p = 0,00). Berdasarkan parameter MAP, didapatkan hasil yang signifikan (p = 0,18) jika digabungkan, terutama pada kelompok perempuan (p = 0,00). Secara rata-rata tetap menunjukkan penurunan, yakni berat badan 70,24 menjadi 70,11 kg, tekanan darah sistolik 119,3 menjadi 118,47 mmHg, tekanan darah diastolik 78,33 menjadi 74,65 dan MAP 85,52 menjadi 82,58 mmHg. Simpulan : latihan aerobik intensitas sedang dalam rentang waktu 3–4 minggu dengan frekuensi 2 kali per minggu belum dapat menurunkan berat badan dan tekanan darah sistolik secara klinis. Namun, terdapat penurunan pada tekanan darah diastolik.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectLatihan Aerobiken_US
dc.subjectBerat Badanen_US
dc.subjectTekanan Darahen_US
dc.subjectPeningkatanen_US
dc.subjectPenurunanen_US
dc.titlePengaruh Latihan Aerobik Intensitas Sedang Mahasiswa Blok Kesehatan Olahraga Angkatan 2021 Pada Penurunan Berat Badan dan Tekanan Darahen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21711137


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record