Pengaruh Latihan Aerobik Intensitas Sedang Mahasiswa Blok Kesehatan Olahraga Angkatan 2021 Pada Penurunan Berat Badan dan Tekanan Darah
Abstract
Latar Belakang : Hipertensi dan obesitas merupakan masalah kesehatan global
yang terus meningkat, termasuk di Indonesia. Obesitas berkontribusi terhadap
tingginya angka hipertensi dan meningkatkan risiko penyakit metabolik lainnya.
Salah satu cara efektif untuk menurunkan berat badan dan tekanan darah adalah
melalui latihan aerobik. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa latihan aerobik
dapat membantu menurunkan berat badan dan tekanan darah. Namun, belum ada
penelitian yang secara khusus meneliti mahasiswa Fakultas Kedokteran
Universitas Islam Indonesia yang mengikuti Blok Kesehatan Olahraga. Pada blok
tersebut, mahasiswa diberikan program aktivitas fisik dengan bimbingan ahli
olahraga selama sekitar 3–4 minggu. Kegiatan blok ini meliputi pemberian teori
sekaligus praktek sehingga diharapkan mahasiswa dapat menguasai secara
langsung dan dapat mengevaluasi dampak dari kegiatan tersebut.
Tujuan Penelitian : Mengetahui pengaruh latihan aerobik intensitas sedang
mahasiswa Blok Kesehatan Olahraga Angkatan 2021 pada penurunan berat
badan dan tekanan darah
Metode Penelitian : Penelitian yang akan dilakukan merupakan jenis penelitian
observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif. Populasi merupakan
mahasiswa mahasiswa Blok Kesehatan Olahraga Angkatan 2021. Data berat
badan dan tekanan darah diperoleh dari data sekunder, yaitu hasil pengukuran
pre-test dan post-test pada mahasiswa. Penelitian ini dilakukan dalam rentang
waktu 3–4 minggu dengan frekuensi senam aerobik sebanyak 2 kali per minggu
yang didominasi oleh intensitas sedang.
Hasil : senam aerobik intensitas sedang dalam rentang waktu 3–4 minggu dengan
frekuensi senam aerobik sebanyak 2 kali per minggu tidak memberikan hasil yang
signifikan (p = 0,91) pada penurunan berat badan dan tekanan darah sistolik (p =
0,571). Hasil berbeda ditunjukkan pada tekanan darah diastolik (p = 0,003).
Berdasarkan jenis kelamin, perempuan menunjukkan hasil yang signifikan pada
sistolik (p = 0,00) dan diastolik (p = 0,00). Berdasarkan parameter MAP,
didapatkan hasil yang signifikan (p = 0,18) jika digabungkan, terutama pada
kelompok perempuan (p = 0,00). Secara rata-rata tetap menunjukkan penurunan,
yakni berat badan 70,24 menjadi 70,11 kg, tekanan darah sistolik 119,3 menjadi
118,47 mmHg, tekanan darah diastolik 78,33 menjadi 74,65 dan MAP 85,52
menjadi 82,58 mmHg.
Simpulan : latihan aerobik intensitas sedang dalam rentang waktu 3–4 minggu
dengan frekuensi 2 kali per minggu belum dapat menurunkan berat badan dan
tekanan darah sistolik secara klinis. Namun, terdapat penurunan pada tekanan
darah diastolik.
Collections
- Medical Education [2954]
