Show simple item record

dc.contributor.authorWidayat, Wisanggeni Paramusesa
dc.date.accessioned2025-03-13T04:30:32Z
dc.date.available2025-03-13T04:30:32Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55168
dc.description.abstractRumah Tahan Gempa merupakan konsep yang terlahir dari model bangunan tembokan populer yang ada dalam masyarakat Indonesia. Standar yang dikeluarkan terbaru oleh Rumah Tahan Gempa telah diterbitkan dalam bentuk Peraturan Menteri. Peraturan Menteri tersebut adalah Permen PUPR No.5 Tahun 2016. Bentuk dan bahan bangunan yang dapat disesuaikan sesuai kondisi nyata di lapangan yang sesuai dengan keinginan masyarakat. Dengan wilayah kegempaan dan juga pernah terjadi gempa yang merobohkan banyak masyarakat serta menurut BPBD Bantul 27 Mei Tahun 2006 terdapat 4.143 korban tewas dengan jumlah rumah rusak total yaitu 71.763, rusak berat yaitu 71.372, dan rusak ringan yaitu 66.359 rumah. Konsep Rumah Tahan Gempa sendiri juga sudah mulai dikembangkan dari tahun 2000, sehingga dengan adanya bencana ini diharapkan pembangunan pasca bencana ini dilakukan dengan konsep bangunan rumah tahan gempa. Penelitian ini dilakukan di 3 Desa yaitu Desa Canden sebagai Desa terdampak seluruhnya, Desa Palbapang sebagai Desa terdampak sebagian, dan Desa Pendowoharjo sebagai desa terdampak ringan. Penelitian ini dilakukan secara langsung melalui observasi ke 3 Desa tersebut dengan tujuan agar dapat mengetahui tingkat pemenuhan persayratan rumah, hasil perbandingan dan perbedaan kedua metode, penerapan yang tepat untuk asesmen tingkat pemenuhan persyaratan, dan kesulitan yang dihadapi saat mencari data penelitian. Hasil pada Penelitian ini yaitu kerentanan rumah pada 3 Desa mempunyai hasil yang dominan rendah yaitu berarti mayoritas tingkat pemenuhan syarat pada 3 Desa telah memenuhi. Berdasarkan hasil penelitian, 91.228% masyarakat sudah sadar akan bahaya gempa yang akan terjadi selanjutnya yang dapat membahayakan rumah masyarakat dan telah berupaya membangun rumah tahan gempa dengan baik dibuktikan dengan hasil asesmen yang baik.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectGempaen_US
dc.subjectAsesmenen_US
dc.subjectACeBSen_US
dc.subjectPUPRen_US
dc.subjectBARRATAGAen_US
dc.titlePerbandingan Nilai Tingkat Pemenuhan Persyaratan berdasarkan Dua Metode Asesmen Pada Bangunan Rumah di 3 Dusun Desa Terdampak Gempa Kabupaten Bantul Tahun 2006en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21914038


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record