• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Informatics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Informatics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Aspect-Based Sentiment Analysis terhadap Cuitan Platform X tentang Kurikulum Merdeka Menggunakan IndoBERT

    Thumbnail
    View/Open
    22917022.pdf (3.797Mb)
    Date
    2025
    Author
    Wafda, A
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perubahan kurikulum kembali terjadi dengan hadirnya Kurikulum Merdeka yang bertujuan mengatasi learning loss di dunia pendidikan. Implementasi kurikulum ini memicu berbagai respon, dukungan berupa kebebasan bagi guru untuk berinovasi, fokus pada materi esensial, pembelajaran bervariasi, dan mengembangkan kreativitas siswa. Namun, kritik juga muncul terkait banyaknya pendidik yang belum memahami konsep Kurikulum baru, kekhawatiran orang tua, dan beban proyek yang mengurangi waktu istirahat siswa. Analisis terhadap respons ini penting untuk memberikan masukan dan meningkatkan kebijakan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen publik terhadap Kurikulum Merdeka dengan menerapkan Aspect Based Sentiment Analysis (ABSA). Data dikumpulkan dari platform X (dulu Twitter) menggunakan tools Tweet Harvest selama periode 1 Januari-31 Desember 2024, dengan keyword yang spesifik dan relevan terkait masing-masing aspek Kurikulum Merdeka yaitu Modul Ajar, Rapor Pendidikan, Platform Merdeka Mengajar (PMM), dan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Data yang terkumpul kemudian dilakukan pra-processing, filtering, refinement hingga pelabelan data. Total dataset yang valid terdiri dari 22.780 tweet, dengan 14.313 tweet digunakan dalam pemodelan, dengan distribusi seimbang untuk setiap aspek dan kategori sentimen. Selanjutnya, model ABSA dibangun menggunakan IndoBERT dengan fine-tuning dan dievaluasi menggunakan data latih, validasi, dan uji dengan rasio 80:10:10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model klasifikasi aspek mencapai nilai presisi, recall, skor F1 dan akurasi sebesar 99%. Sedangkan model klasifikasi sentimen mencapai nilai presisi, recall, skor F1 dan akurasi sebesar 86%. Pendekatan ABSA berhasil menghubungkan sentimen tertentu dengan aspek-aspek spesifik. Analisis mengungkapkan bahwa sentimen negatif mendominasi pada aspek P5 dan PMM, yang mencerminkan kritik terkait beban kerja, kendala teknis, dan tantangan implementasi. Sebaliknya, Modul Ajar dan Rapor Pendidikan menunjukkan distribusi sentimen yang lebih seimbang. Model ABSA yang dikembangkan diharapkan dapat dipakai untuk melakukan monitoring dan memberikan gambaran umpan balik untuk pengembangan kebijakan ke depan, khususnya pada konteks Kurikulum Merdeka.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/55157
    Collections
    • Master of Informatics [368]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV