Show simple item record

dc.contributor.authorZhafran, Muhammad Yovandra
dc.date.accessioned2025-03-10T04:13:41Z
dc.date.available2025-03-10T04:13:41Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55106
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai tukar, produk domestik bruto (PDB), dan inflasi terhadap ekspor di negara-negara ASEAN selama periode 2013-2022. Studi ini menggunakan data panel dari sepuluh negara anggota ASEAN untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel makroekonomi tersebut terhadap kinerja ekspor. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan fixed effect dan random effect untuk menentukan model terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tukar memiliki pengaruh signifikan terhadap ekspor, di mana depresiasi nilai tukar cenderung meningkatkan daya saing ekspor. PDB sebagai indikator pertumbuhan ekonomi juga berpengaruh positif terhadap ekspor, mencerminkan kemampuan produksi dan perdagangan internasional yang lebih kuat. Selain itu, inflasi ditemukan memiliki dampak positif terhadap ekspor dalam konteks tertentu, yaitu ketika kenaikan harga barang domestik sejalan dengan peningkatan produktivitas dan kualitas barang yang diminati di pasar internasional. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pembuat kebijakan di ASEAN dalam merancang strategi ekonomi untuk meningkatkan kinerja ekspor di tengah dinamika ekonomi global.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectNilai Tukaren_US
dc.subjectProduk Domestik Bruto (PDB)en_US
dc.subjectInflasien_US
dc.titlePengaruh Nilai Tukar, PDB, dan Inflasi Terhadap Ekspor di Negara-Negara ASEAN (2013-2022)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20313394


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record