Deteksi Kelelahan Pengemudi
View/ Open
Date
2025Author
Aprillian, Afif Ahmad
Mahendra, Kresna Mulya
Metadata
Show full item recordAbstract
Transportasi di Indonesia telah berkembang pesat seiring dengan kemajuan teknologi dan
globalisasi, namun juga membawa dampak negatif seperti meningkatnya kecelakaan lalu lintas.
Data Korlantas Polri hingga 9 Februari 2023 menunjukkan terdapat153.400.392 unit kendaraan
bermotor di Indonesia, dengan mayoritas adalah sepeda motor dan mobil pribadi. WHO mencatat
sekitar 1,35 juta orang meninggal setiap tahun akibat kecelakaan lalu lintas, di mana kelelahan
pengemudi menjadi salah satu faktor utama. Di Amerika Serikat, 16,5% kecelakaan fatal dan
12,5% kecelakaan yang menyebabkan luka-luka disebabkan oleh kelelahan pengemudi. Beberapa
faktor penyebab kecelakaan di Indonesia meliputi sarana, prasarana, dan SDM, dengan 80%
kecelakaan disebabkan oleh kelelahan. Tindakan non-invasif berbasis kendaraan telah
dikembangkan untuk memantau kantuk pengemudi, namun metode ini dianggap kurang andal.
Alternatifnya, pengukuran perilaku pengemudi melalui analisis ekspresi wajah menggunakan
kamera video lebih efektif dan andal. Penelitian selanjutnya akan mengembangkan sistem
pemantau pengemudi untuk mendeteksi kelelahan secara real-time, yang memberikan peringatan
berupa bunyi atau alarm.
Collections
- Electric Engineering [890]
