Peran World Food Programme dalam mengatasi Krisis Pangan di Yaman Pada Tahun 2020-2022
Abstract
Republik Yaman adalah salah satu negara berkembang di kawasan Timur Tengah yang
masih berjuang dalam menghadapi krisis pangan yang tak berujung. Yaman juga masuk ke dalam
lima besar krisis pangan terburuk di dunia. Sejak awal konflik di tahun 2014 hingga tahun 2022
terdapat lebih dari 17 juta penduduk Yaman yang menghadapi kerawanan pangan pada tingkat
krisis atau lebih buruk (IPC Fase 3-5). Krisis pangan di Yaman merupakan dampak tidak langsung
dari eskalasi konflik bersenjata. Selain itu, merebaknya wabah COVID-19 dan imbas perang
Rusia-Ukraina turut memperburuk perekonomian domestik yang berpotensi meningkatkan
kemiskinan. Anak-anak dan perempuan menjadi yang paling rentan menderita malnutrisi. WFP
sebagai organisasi internasional telah beroperasi di Yaman sejak tahun 1967 dengan tujuan untuk
menghapus kelaparan. WFP berperan dalam mengatasi krisis pangan di Yaman melalui berbagai
program bantuan. Untuk membahas isu tersebut, dalam penelitian ini penulis akan menggunakan
pendekatan Manajemen dan Normatif dari konsep Implementasi Organisasi Internasional milik
Jutta Joachim, Bob Reinalda, dan Bertjan Verbeek.
Collections
- International Relations [927]
