• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Uji Toksisitas Akut Sediaan Nanopartikel Snedds Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (Piper Crocatum) Terhadap Ikan Zebra (Danio Rerio)

    Thumbnail
    View/Open
    21711093.pdf (3.038Mb)
    Date
    2025
    Author
    Hilman, Davina Raysha
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Tanaman sirih merah (Piper crocatum) adalah tanaman obat dengan flavonoid, fenol, dan alkaloid piperin yang diketahui memiliki aktivitas antikanker. Penggunaan sediaan self-nanoemulsifying drug delivery system (SNEDDS) diharapkan memiliki onset of action yang lebih singkat dengan cara meningkatkan bioavailabilitasnya. Sediaan nanopartikel SNEDDS ekstrak etanol daun sirih merah perlu diketahui keamanannya untuk mencapai status fitofarmaka. Metode: Penelitian ini merujuk panduan Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) 203 Tahun 2019 dengan menggunakan hewan uji ikan zebra. Intervensi dilakukan dengan 5 variasi dosis berdasarkan hasil uji optimasi. Konsentrasi dosis yang digunakan adalah 10 ppm, 27,5 ppm, 45 ppm, 62,5 ppm, dan 80 ppm. Pengamatan kematian hewan uji dilakukan selama 96 jam dengan mencatat kematian serta perilaku abnormal, seperti keseimbangan dan pola berenang ikan. Analisis regresi probit dilakukan menggunakan software SPSS untuk memperoleh nilai Lethal Concentration 50% (LC50). Hasil: Nilai LC50 sebesar 49,37 ppm (95% Cl: 41,08-58,05 ppm) diperoleh dari hasil analisis regresi probit, dengan nilai R2 = 0,76 yang menunjukkan hubungan yang kuat antara peningkatan konsentrasi dengan jumlah kematian ikan. Pelarut basis SNEDDS dimungkinkan berperan dalam meningkatkan toksisitas. Selama proses pengamatan, ditemukan abnormalitas perilaku ikan, seperti hiperaktivitas, erratic behavior, hilangnya keseimbangan, dan hipoaktivitas. Kesimpulan: Sediaan nanopartikel SNEDDS ekstrak etanol daun sirih merah berdasarkan nilai LC50 tergolong ke dalam toksisitas ringan. Penelitian lanjutan berupa penyesuaian dosis pelarut uji toksisitas subkronis diperlukan agar efek jangka panjang sediaan dapat diketahui.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54944
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV