• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Keadilan Hak Waris Bagi Istri Pada Masyarakat Desa Umbulmartani Kabupaten Sleman Perspektif Aminah Wadud

    Thumbnail
    View/Open
    22913065.pdf (2.803Mb)
    Date
    2025
    Author
    Salsabila, Rifda Adla
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Praktik pembagian waris di Desa Umbulmartani, khususnya di Dusun Lodadi, menghadapi tantangan serius terkait keadilan bagi istri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena pembagian waris yang cenderung mengutamakan hak anak laki-laki dibandingkan istri, serta bagaimana perspektif Aminah Wadud dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai keadilan gender dalam konteks kewarisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan (field research) dan teknik pengumpulan data melalui wawancara langsung serta dokumentasi. Penelitian ini menggunakan buku yang berjudul “Qur’an and Woman” karya Aminah Wadud sebagai rujukan primer sedangkan rujukan sekunder diambil dari jurnal yang terkait dengan permasalahan.Melalui analisis terhadap praktik pembagian waris yang ada, penelitian ini menemukan bahwa istri sering kali tidak mendapatkan hak yang setara dalam pembagian harta warisan, yang biasanya langsung diserahkan kepada anak-anak. Pertama, praktik pembagian waris di Dusun Lodadi menunjukkan adanya ketidakadilan yang substansial terhadap hak istri, yang sering kali diabaikan dalam proses tersebut. Kedua, perspektif hukum Islam yang seharusnya melindungi hak-hak perempuan dalam pembagian waris sering kali tidak diterapkan, menciptakan kesenjangan antara norma hukum dan praktik sosial. Ketiga, pemahaman masyarakat mengenai hak waris masih dipengaruhi oleh tradisi patriarkal yang menganggap istri tidak berhak atas harta warisan suami. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pendidikan dan kesadaran hukum, serta reformasi praktik pembagian waris agar lebih adil dan setara, sesuai dengan nilai-nilai keadilan yang diajarkan dalam Islam.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54919
    Collections
    • Master of Islamic Studies [182]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV