• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perancangan Rusunawa di Kota Surakarta dengan Penekanan Pada Ruang Interaksi Sosial & Ekonomi

    Thumbnail
    View/Open
    19512064.pdf (24.79Mb)
    Date
    2025
    Author
    Shaumi, Muhammad Fikri Ahsani Ash
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dalam rangka mengatasi dan mengurangi tingkat backlog yang cukup tinggi di Surakarta, Pemerintah Surakarta bersama Disperkimtan membuat rencana pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Surakarta yang akan dibangun di daerah Jebres, hal tersebut tertera dalam RPJMD Surakarta 2021-2026. Disisi lain, tingginya peminat dan kebutuhan atas hunian murah terkhusus Rusunawa juga sangat tinggi, namun tidak diimbangi atas ketersediannya. Bahkan Jumlah antrean atas Rusunawa menembus angka 998 antrean, terhitung sejak tahun 2017 hingga sekarang. Meskipun Rusunawa di Surakarta tinggi akan peminat, akan tetapi hal tersebut hanya didasari akan kebutuhan akan hunian yang terjangkau, karena dalam realitanya sendiri Rusun di Surakarta memiliki banyak permasalahan seperti fasilitas yang kurang memadai, tidak adanya ruang komunal sebagai ruang interaksi sosial yang baik, kesan akan kumuh dan gersang, tidak cocoknya rusun dengan kebutuhan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), yang diindikasikan berdasarkan banyaknya terjadi perubahan ruang secara ilegal karena kebutuhan akan usaha kegiatan dan jual beli. Dengan pertimbangan tersebut, dibuatlah rancangan Rusunawa yang diharapkan dapat menjawab persoalan yang terjadi dengan menekankan pada aspek interaksi sosial dan kegiatan ekonomi dengan pendekatan Placemaking yang berfokus pada 4 aspek yaitu Access & Linkage, Uses & Activities, Sociability, Comfort & image. Keempat aspek tersebut diintegrasikan dengan karakteristik MBR, yang memiliki kaitan erat akan interaksi sosial dan kecenderungan menjadkan rumah sebagai ruang usaha dan berfokus pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Metode perancangannya menggunakan Pattern-Based Framework (Plowright, 2014). Metode perancangan ini berfokus kepada pengamatan pola ruang beberapa preseden dengan tipologi bangunan serupa untuk menghasilkan suatu rancangan baru. Selain itu, metode uji desainnya dilakukan dengan ceklis berdasarkan SNI dan variabel Placemaking. Preseden yang diambil yaitu Kampung susun Produktif Tumbuh Cakung, Kampung Susun Akuarium, Apartemen Rakyat Cingised Bandung. Untuk menentukan konsep rancangan dilakukan analisa terkait pola kegitan, kebutuhan & program ruang, Konteks tapak & tata ruang, serta tema perancangan yaitu Placemaking. Hasil rancangan Rusunawa ini terdiri dari 2 blok bangunan, blok A berfungsi sebagai area hunian tipe Usaha dan blok B untuk hunian tipe difabel dan non usaha. Bangunan Blok A terdiri dari 7 lantai yaitu semi basement sebagai ruang parkir, lantai dasar sebagai area komersil dan fasilitas umum, lantai 2-6 untuk area hunian dan rooftop untuk area urban faming. Sedangkan untuk blok B terdiri dari 6 lantai dengan konfigurasi lantai dasar sebagai area pengolahan sampah dan hunian tipe difabel, lantai 2-6 untuk hunian non usaha dan rooftop sebagai area urban farming.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54910
    Collections
    • Architecture [3988]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV