Hubungan Antara Literasi Digital dan Literasi Budaya dengan Moderasi Beragama Pada Siswa Kelas XI di SMA Negeri 1 Sanden Bantul Tahun Pelajaran 2024/2025
Abstract
Generasi milenial menganggap teknologi sebagai kebutuhan pokok yang
tidak terpisahkan dari kehidupan mereka. Namun, karena mereka masih rentan
dan kurang kendali diri, penggunaan internet perlu diawasi agar mereka dapat
memanfaatkan teknologi secara positif dan mengurangi risiko yang mungkin
timbul. Beberapa penelitian melaporkan bahwa kemajuan teknologi adalah
bagian dari globalisasi yang membawa pengaruh budaya global. Dalam konteks
keberagaman bangsa Indonesia yang plural dan multikultural, moderasi
beragama sangat penting diterapkan untuk menyatukan perbedaan yang ada.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara
literasi digital dan literasi budaya dengan moderasi beragama pada siswa kelas
XI di SMA Negeri 1 Sanden Bantul Tahun Pelajaran 2024/2025. Penelitian ini
termasuk penelitian kuantitatif dengan populasi seluruh siswa kelas XI SMA
Negeri 1 Sanden Bantul. Sampel penelitian ini adalah 140 siswa yang diambil
dengan menggunakan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan
data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Data dianalisis
menggunakan teknik uji korelasi berganda dengan perangkat lunak IBM SPSS
Statistics 26 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan bahwa literasi digital
dan moderasi beragama memiliki tingkat hubungan yang sangat tinggi (nilai
korelasi product-moment pearson sebesar 0,950). Literasi budaya dan moderasi
beragama memiliki tingkat hubungan yang sangat tinggi (nilai korelasi product-
moment pearson sebesar 0,912). Adapun hasil analisis literasi digital dan literasi
budaya secara simultan terhadap moderasi beragama menunjukkan hubungan
yang sangat kuat sebesar 0,958 dan bersifat positif. Sementara nilai R square
sebesar 0,917 menunjukkan bahwa variabel literasi digital dan literasi budaya
berkontribusi secara simultan terhadap moderasi beragama sebesar 91,7%
dengan nilai probabilitas (sig. F change) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari α =
0,05 menguatkan bukti statistik bahwa hubungan tersebut signifikan dengan
tingkat hubungan yang sangat tinggi. Jadi, disimpulkan bahwa terdapat
hubungan positif dan signifikan antara literasi digital dan literasi budaya dengan
moderasi beragama.
