Show simple item record

dc.contributor.authorNabilla, Dhea Clara
dc.date.accessioned2025-02-20T03:54:10Z
dc.date.available2025-02-20T03:54:10Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54891
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan Upah Minimum Kerja (UMK) terhadap kemiskinan di Kabupaten/Kota DI Yogyakarta tahun 2013-2022. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang didapatkan dari Badan Pusat Statistik Provinsi DI Yogyakarta. Jumlah penduduk miskin di Kabupaten/Kota DI Yogyakarta tahun 2013-2022 adalah variabel terikatnya, dan variabel bebasnya adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Produk Domestik regional Bruto (PDRB), dan Upah Minimum Kerja (UMK) di Kabupaten/Kota DI Yogyakarta tahun 2013-2022. Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah regresi data planel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPM, PDRB, dan UMK tidak berpengaruh signifikan terhadap kemsikinan di Kabupaten/Kota DI Yogyakarta tahun 2013-2022. Impilikasi meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pemerintah melakukan kebijakan membuka lapangan pekerjaan baru, dan kenijakan pemerintah untuk menaikan gaji/upah.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKemiskinanen_US
dc.subjectIPMen_US
dc.subjectPDRBen_US
dc.subjectUMKen_US
dc.titleAnalisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, Produk Domestik Regional Bruto, dan Upah Minimum Kerja Terhadap Kemiskinan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (2013-2022)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19313316


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record