• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Hukum Islam Terhadap Hak-hak Pekerja Perempuan dalam Struktur Sosial Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat (Studi Pada Abdi Dalem Perempuan)

    Thumbnail
    View/Open
    22913066.pdf (4.147Mb)
    Date
    2025
    Author
    Pratiwi, Wahyuni
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hak-hak Abdi Dalem perempuan sebagai pekerja dalam struktur sosial Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat melalui perspektif hukum Islam, dengan fokus pada keselarasan hak-hak tersebut dengan prinsip-prinsip kesejahteraan dan keadilan dalam Islam. Penelitian ini menggunakan metode lapangan (field research) dengan wawancara mendalam sebagai teknik utama pengumpulan data, yang kemudian diverifikasi menggunakan metode triangulasi. Triangulasi dilakukan dengan mewawancarai lebih dari satu Abdi Dalem yang memiliki pangkat, peran, dan gender yang berbeda untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur sosial karaton memiliki sistem hierarkis yang terdefinisi dengan jelas, di mana Abdi Dalem memegang peran sentral dalam pengelolaan fungsi pemerintahan di berbagai kawedanan. Meskipun sering kali menduduki posisi yang lebih rendah dibandingkan Abdi Dalem laki-laki, Abdi Dalem perempuan berperan signifikan dalam pelaksanaan tugas dan pengambilan keputusan. Hak-hak yang diterima oleh Abdi Dalem perempuan meliputi jaminan kesehatan, kesempatan kenaikan pangkat, perlindungan hak-hak reproduksi, serta tunjangan dari Ngarso Dalem berupa penghasilan bulanan dan rapelan yang diberikan setiap empat bulan sekali. Namun, jumlah nominal penghasilan yang diterima setiap bulannya berada di bawah standar upah minimum regional. Kendati demikian, para Abdi Dalem perempuan menerima hal tersebut dengan keikhlasan, karena nilai spiritual, keberkahan, dan ketenangan jiwa yang mereka peroleh dianggap lebih bermakna dibandingkan aspek materi. Temuan ini menunjukkan bahwa praktik di Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat sejalan dengan prinsip-prinsip hukum Islam, di mana kesejahteraan, keadilan, dan harmoni sosial tetap menjadi prioritas utama.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54886
    Collections
    • Islamic Law [939]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV