Show simple item record

dc.contributor.authorKhafid, Muhammad
dc.date.accessioned2025-02-19T08:34:00Z
dc.date.available2025-02-19T08:34:00Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54882
dc.description.abstractPernikahan adalah ikatan sakral antara laki-laki dan perempuan untuk membentuk keluarga harmonis sesuai nilai agama dan negara. Namun, berbagai tantangan, seperti perselisihan, masalah ekonomi dan perselingkuhan, sering menjadi penyebab perceraian, termasuk di daerah Yogyakarta. BP4 (Badan Penasehatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan) hadir sebagai lembaga yang bertujuan meningkatkan kualitas perkawinan melalui pembinaan, penyuluhan dan penguatan literasi keluarga. Dengan dukungan dari Kementerian Agama, BP4 berperan penting dalam menekan angka perceraian dan mewujudkan keluarga sakinah sesuai syariat Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BP4 di Kapanewon Depok periode 2022-2024 berperan sebagai pusat pengaduan dan pembinaan pernikahan melalui program PUSAKA SAKINAH, yang mencakup penasehatan, majlisَta’limَdanَpembinaanَcalonَpasanganَsuamiَistri.َProgramَiniَterbuktiَefektifَ dalam mengurangi permasalahan rumah tangga. Faktor utama pengaduan meliputi ketidakpatuhan istri, perselingkuhan, masalah seksual, nafkah, komunikasi, KDRT, keagamaan dan ekonomi, dengan beberapa pasangan berhasil melakukan islah atau pernikahan ulang.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectBP4 (Badan Penasehatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan)en_US
dc.subjectPerceraianen_US
dc.titlePeranan Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) dalam menurunkan Jumlah Perceraian di Kapanewon Depoken_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20421130


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record