Show simple item record

dc.contributor.authorAlmafakhir, Muhammad Aufa
dc.date.accessioned2025-02-19T03:59:26Z
dc.date.available2025-02-19T03:59:26Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54853
dc.description.abstractPoligami adalah satu diantara praktik yang masih banyak ditemukan dalam masyarakat Indonesia, khususnya yang tidak mendapatkan izin dari istri pertama dan tidak tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA). Praktik ini dapat berdampak signifikan terhadap kesejahteraan anak-anak yang terlibat dalam keluarga poligami, terutama dalam aspek perlindungan hak-hak anak. Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Poligami Terhadap Kesejahteraan Anak Di Kecamatan Kebayoran Lama Pondok Pinang Perspektif Undang-UndangPerlindungan Anak. Pendekatan penelitian ini berupa pendekatan kualitatif dengan metode normatif, sosiologis, dan studi lapangan dimana data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan melibatkan pelaku poligami, yaitu suami, anak-anaknya, penghulu, serta RW Pondok Pinang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima keluarga yang berpoligami tanpa izin dari istri pertama. Hal tersebut mempengaruhi hak-hak kesejahteraan anak seperti, gizi, kesehatan, pendidikan, dan perlindungan dari kekerasan diskriminasi yang berpotensi terabaikan. Dari penelitian ini diharapkan agar suami yang berencana untuk melakukan poligami, sangat penting untuk mempertimbangkan keputusan tersebut secara matang dan terlebih dahulu memastikan hak-hak kesejahteraan anak tercukupi.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPoligamien_US
dc.subjectKesejahteraan Anaken_US
dc.subjectPerlindungan Anaken_US
dc.subjectPondok Pinangen_US
dc.titleDampak Poligami Terhadap Kesejahteraan Anak di Kecamatan Kebayoran Lama Pondok Pinang Perspektif Undang-undang Perlindungan Anaken_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20421064


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record