Dampak Poligami Terhadap Kesejahteraan Anak di Kecamatan Kebayoran Lama Pondok Pinang Perspektif Undang-undang Perlindungan Anak
Abstract
Poligami adalah satu diantara praktik yang masih banyak ditemukan dalam
masyarakat Indonesia, khususnya yang tidak mendapatkan izin dari istri pertama
dan tidak tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA). Praktik ini dapat berdampak
signifikan terhadap kesejahteraan anak-anak yang terlibat dalam keluarga poligami,
terutama dalam aspek perlindungan hak-hak anak. Penelitan ini bertujuan untuk
menganalisis Pengaruh Poligami Terhadap Kesejahteraan Anak Di Kecamatan
Kebayoran Lama Pondok Pinang Perspektif Undang-UndangPerlindungan Anak.
Pendekatan penelitian ini berupa pendekatan kualitatif dengan metode normatif,
sosiologis, dan studi lapangan dimana data dikumpulkan melalui wawancara dan
dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan melibatkan pelaku poligami, yaitu
suami, anak-anaknya, penghulu, serta RW Pondok Pinang. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa terdapat lima keluarga yang berpoligami tanpa izin dari istri
pertama. Hal tersebut mempengaruhi hak-hak kesejahteraan anak seperti, gizi,
kesehatan, pendidikan, dan perlindungan dari kekerasan diskriminasi yang
berpotensi terabaikan. Dari penelitian ini diharapkan agar suami yang berencana
untuk melakukan poligami, sangat penting untuk mempertimbangkan keputusan
tersebut secara matang dan terlebih dahulu memastikan hak-hak kesejahteraan anak
tercukupi.
Collections
- Islamic Law [924]
