Internal Marketing dalam Mendorong Task Performance dan menekan Counterproductive Work Behavior Melalui Customer Orientation dan Public Service Motivation
Abstract
Studi ini berangkat dari fenomena dimana masih banyak manajemen belum
menganggap penting dalam pengembangan karyawan. Berdasarkan data yang ada,
daya saing SDM di Indonesia yang masih tergolong rendah dibandingkan negara
lain. Penelitian sebelumnya menjelaskan bahwa, pengembangan karyawan
diarahkan pada pencapaian kinerja individu tinggi melalui upaya manajemen
dalam memberikan layanan terbaiknya, dengan menerapkan konsep Internal
Marketing. Dalam konteks, teori Goal Setting penetapan tujuan yang jelas dan
menantang dapat meningkatkan motivasi dan kinerja individu. Hal ini sejalan
dengan upaya manajemen dalam memfokuskan karyawan pada pencapaian tujuan
melalui penerapan Internal Marketing. Studi yang ada menemukan adanya gap
penelitian terkait pengaruh antara Internal Marketing terhadap kinerja individu
karyawan yang diukur menggunakan variabel Task Performance dan
Counterproductive Work Behavior. Dengan penelitian yang masih terbatas, hasil
sebelumnya juga menunjukkan temuan yang masih inkonsisten. Pada teori
berbasis sumber daya (Resource Based Theory), pengembangan karyawan
sebaiknya diarahkan pada pembentukan sebuah karakter khusus pada diri
karyawan yang bernilai, langka dan tidak mudah tergantikan. Oleh karena itu,
penelitian ini akan menempatkan pembentukan karakter khusus sebagai fokus
utama, yang dikembangkan melalui pendekatan pemasaran holistik. Pendekatan
ini juga dirancang agar sesuai dengan perusahaan layanan publik yang menjadi
objek penelitian. Karakter yang dibangun dalam penelitian ini adalah Customer
Orientation dan Public Service Motivation yang ditempatkan sebagai variabel
mediasi untuk menghubungkan antara Internal Marketing dengan kinerja individu
karyawan yang diukur melalui Task Performance dan Counterproductive Work
Behavior. Pengujian dilakukan menggunakan sampel sebanyak 210 karyawan
yang berasal dari 14 Perusahaan Umum Daerah Air Minum. Hasilnya
menunjukkan bahwa Internal Marketing secara langsung berpengaruh positif
signifikan terhadap Customer Orientation, Publik Service Motivation dan Task
Performance. Sementara terhadap Counterproductive Work Behavior secara
langsung tidak mampu menekan negatif, akan tetapi melalui Customer
Orientation dapat ditekan signifikan negatif. Hasil tersebut menekankan penting
perusahaan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada karyawan secara
konsisten dan berkesinambungan untuk mendukung mengembangkan karyawan.
Pengembangan yang dilakukan akan berkontribusi dalam membentuk karakter
khusus yang diperlukan oleh perusahaan yaitu karyawan yang memiliki fokus
tinggi tehadap pemenuhan kepentingan pelanggan dan masyarakat. Perilaku
positif tersebut secara personal akan mendorong peningkatan Task Performance
dan menekan perilaku negatif karyawan, sehingga menciptakan lingkungan kerja
produktif dan harmonis.
Collections
- Doctor of Economics [94]
