• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Uji Diagnostik Rasio Neutrofil Limfosit pada Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di RSUD Wonosari

    Thumbnail
    View/Open
    19711188.pdf (2.080Mb)
    Date
    2023
    Author
    Arofiq, Muhammad Ariq Naufal
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Pandemik Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) merupakan wabah penyakit yang disebabkan oleh virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Masa inkubasi Covid-19 kisaran antara 1-14 hari, dan umumnya dalam 3 hari sudah mulai muncul gejala klasik terinfeksi virus seperti demam, lemas, myalgia, cepat lelah, dan lainnya. Gejala manifestasi utama dari Covid-19 antara lain adalah demam, lemas, batuk kering. Biomarker seperti rasio neutrofil-limfosit (NLR) digunakan sebagai parameter reaksi inflamasi yang juga sering dievaluasi dalam Covid-19. Hasilnya menunjukkan bahwa pada pasien Covid-19 sering terjadi adanya peningkatan NLR melalui mekanisme lymphocyte exhaustion dengan terdapatnya zat PD-1 dan Tim-3, cytokine strom, dan teori lainnya. Beberapa penelitian lainnya menunjukkan adanya peningkatan NLR >2,4 pada seorang pasien memiliki kemungkinan menderita Covid-19 hingga 20 kali lebih besar kemungkinannya. Tujuan Penelitian: Mengetahui performa NLR dalam uji diagnosis pasien terkonfirmasi covid-19 di RSUD Wonosari. Metode Penelitian: Metode yang digunakan merupakan penelitian observasional analitik melalui pendekatan cross-sectional. Proses pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling yang dilakukan pada bulan September tahun 2021 sampai dengan Oktober tahun 2022. Populasi target penelitian ini adalah pasien suspek Covid-19 di RSUD Wonosari. Total sampel sebanyak 75 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi penelitian. Sampel berupa data sekunder dari status rekam medis pasien dan dilakukan analisis data secara univariat, kurva ROC, dan uji diagnostik. Hasil: Sebanyak 75 pasien suspek Covid-19 RSUD Wonosari didapatkan 33 pasien laki laki (44%), 42 pasien perempuan (66%), dan usia terbanyak >55 tahun sebanyak 52 pasien (69.3%). Dari hasil RT-PCR terdapat 57 pasien positif Covid- 19 (76%) dan 18 pasien negatif Covid-19 (24%). Hasil kurva ROC didapatkan nilai AUC 0.785 pada tingkat akurasi sedang dan p value signifikan (p<0.05; 95% CI 0.662-0.907) dengan cut-off point NLR≥ 2.33, sensitivitas 91.2%, spesifisitas 50%, NPV 64.3%, PPV 85.2%, LR+ 1.81, dan LR- 0.17. Kesimpulan: NLR mampu menjadi alat diagnosis awal untuk Covid-19 dengan cut-off point NLR ≥ 2.33, sensitivitas 91.2%, spesifisitas 50%.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54786
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV