• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Antara Diabetes Melitus Tipe 2 pada Pasien COVID-19 dengan Perawatan Intensif di RSUD Suradadi

    Thumbnail
    View/Open
    19711038.pdf (5.832Mb)
    Date
    2023
    Author
    Adhani, Hanintya Fildza
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Corona virus disease 2019 (COVID-19) merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi dari SARS-CoV-2. COVID-19 menyebar secara global termasuk ke Indonesia. Gejala yang muncul di awal masa infeksi adalah gejala seperti demam, batuk kering, dan lemas. Beberapa hari setelah terinfeksi, gejalanya bisa menjadi lebih parah yaitu terjadi pneumonia acute respiratory distress syndrome (ARDS), kegagalan multi-organ, hingga kematian yang dapat diperparah dengan adanya komorbid. Diabetes merupakan salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan keparahan pada pasien COVID-19 dan dapat memperburuk kondisi pasien. Seiring dengan peningkatan keparahan kemungkinan dilakukan perawatan di intensive care unit (ICU) lebih tinggi. Tujuan Penelitian: Mengkaji lebih lanjut mengenai hubungan diabetes melitus pada pasien COVID-19 dengan perawatan intensif di RSUD Suradadi. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Penelitian dilakukan di Instalasi Rekam Medis RSUD Suradadi, pada bulan November-Desember 2022. Populasi target pada penelitian ini adalah pasien COVID-19 dengan diabetes melitus yang dilakukan perawatan intensif di ICU sebanyak 65 pasien. Penghitungan sampel menggunakan rumus estimasi proporsi Lemeshow dan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasil: Berdasarkan analisis ditunjukkan adanya hubungan antara status DM dengan indikasi rujukan ke ICU. Nilai P yang didapatkan adalah sebesar 0.037 (P > 0.05) yang artinya ada hubungan yang bermakna antara status DM pasien dengan indikasi rujukan ICU. Sedangkan, hasil analisis untuk hubungan komorbid lain dengan rujukan ICU pada penelitian ini didapatkan nilai P value 0.687 (P30.05) yang artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara komorbid lain dengan indikasi rujukan ke ICU. Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara status DM pada pasien COVID-19 dengan perawatan intensif di ICU. Sedangkan, pada pasien COVID-19 dengan komorbid lain tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan perawatan intensif di ICU RSUD Suradadi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54776
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV