• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Keselamatan Kerja Konstruksi Pada Proyek Lift Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control (Hirarc)

    Thumbnail
    View/Open
    20511053.pdf (6.445Mb)
    Date
    2024
    Author
    Hasan, Yusuf Akmal
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Lift adalah bagian integral dari bangunan modern , dirancang untuk mendukung transportasi vertikal secara efisien. Keberadaan lift tidak hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga menjadi elemen penting dalam memastikan aksesibilitas dan kenyamanan pengguna bangunan. Sektor konstruksi menyumbang 30% kecelakan kerja global, menjadikannya salah satu industri paling beresiko tinggi. Pekerjaan berbasis ketinggian dan pengangkatan material berat seperti pada proyek lift, memerlukan perhatian khusus untuk mencegah bahaya seperti jatuh, cedera fisik, atau kecelakaan yang lebih fatal. Untuk mencegah dan meminimalisir kecelakaan kerja maka diperlukan manajemen risiko. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis pencegahan kecelakaan HIRARC. Dilakukan dengan observasi langsung dan wawancara untuk mengidentifikasi bahaya, memperkirakan risiko, dan menentukan pengendalian yang selanjutnya dilakukan verifikasi oleh ahli K3. Berdasarkan identifikasi bahaya yang dilakukan pada pekerjaan pembangunan lift didapatkan 46 potensi bahaya dari 10 pekerjaan dengan pekerjaan yang memiliki potensi paling besar adalah erection baja. Hasil penilaian risiko sebelum diberi pengendalian didapatkan yaitu 15 potensi risiko dengan Level High Risk (risiko tinggi), 32 potensi risiko Level Moderate Risk ( risiko sedang), dan 25 potensi risiko Level Low Risk (risiko rendah). Lalu sisa risiko yang didapatkan setelah dilakukan pengendalian teknis, pengendalian administratif, dan alat pelindung diri didapat sudah tidak ada lagi tingkat risiko dengan Level High Risk (risiko tinggi), adanya penurunan pada Level Moderate Risk (risiko sedang) menjadi 10, dan ditemukannya kenaikan pada Level Low Risk (risiko kecil) menjadi 62 risiko
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54716
    Collections
    • Civil Engineering [4722]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV