Show simple item record

dc.contributor.authorMuhiddin, Yusrizal
dc.date.accessioned2025-02-10T02:28:50Z
dc.date.available2025-02-10T02:28:50Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54700
dc.description.abstractBendungan adalah bangunan berupa urugan tanah, urugan batu, dan beton, yang dibangun selain untuk menahan dan menampung air, dapat pula dibangun untuk menahan dan menampung limbah tambang, atau menampung lumpur sehingga terbentuk waduk. Salah satu pekerjaan pada bendungan adalah pekerjaan plugging. Plugging adalah pekerjaan penyumbatan saluran pengelak dengan beton. Tujuannya untuk menyumbat aliran sungai agar bendungan terisi penuh air. Proyek konstruksi bendungan dalam metode pelaksanaannya memiliki karakteristik pekerjaan yang rumit dan kompleks, sehingga sangat rentan dengan terjadinya risiko pada pelaksanaan konstruksi. Pada proyek konstruksi, risiko tidak dapat dihilangkan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui risiko-risiko yang kemungkinan terjadi pada proyek Pembangunan Bendungan Tapin. Metode pada penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Severity Indeks dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah didapatkan 19 risiko pada proyek Bendungan Tapin Pekerjaan Plugging. Risiko – risiko tersebut terbagi menjadi tiga kategori, antara lain high risk, medium risk dan low risk.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPluggingen_US
dc.subjectRisikoen_US
dc.subjectSeverity Indeksen_US
dc.titleAnalisis Manajemen Risiko Pada Bendungan (Studi Kasus Pekerjaan Plugging Proyek Pembangunan Bendungan Tapin – Kalsel)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21914028


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record