Analisis Manajemen Risiko Pada Bendungan (Studi Kasus Pekerjaan Plugging Proyek Pembangunan Bendungan Tapin – Kalsel)
Abstract
Bendungan adalah bangunan berupa urugan tanah, urugan batu, dan beton, yang
dibangun selain untuk menahan dan menampung air, dapat pula dibangun untuk
menahan dan menampung limbah tambang, atau menampung lumpur sehingga
terbentuk waduk. Salah satu pekerjaan pada bendungan adalah pekerjaan plugging.
Plugging adalah pekerjaan penyumbatan saluran pengelak dengan beton.
Tujuannya untuk menyumbat aliran sungai agar bendungan terisi penuh air. Proyek
konstruksi bendungan dalam metode pelaksanaannya memiliki karakteristik
pekerjaan yang rumit dan kompleks, sehingga sangat rentan dengan terjadinya
risiko pada pelaksanaan konstruksi. Pada proyek konstruksi, risiko tidak dapat
dihilangkan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui risiko-risiko yang
kemungkinan terjadi pada proyek Pembangunan Bendungan Tapin. Metode pada
penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Severity Indeks dan wawancara.
Hasil dari penelitian ini adalah didapatkan 19 risiko pada proyek Bendungan Tapin
Pekerjaan Plugging. Risiko – risiko tersebut terbagi menjadi tiga kategori, antara
lain high risk, medium risk dan low risk.
