• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Beban Kerja Menggunakan Metode Full Time Equivalent (FTE) (Studi Kasus: PT. Graha Benua Etam)

    Thumbnail
    View/Open
    20522253.pdf (2.228Mb)
    Date
    2024
    Author
    Prasetyo, Ahmad Bayu
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perkembangan sektor industri di Indonesia mendorong perusahaan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) guna menghadapi persaingan dan perubahan teknologi yang pesat. PT. Graha Benua Etam, yang bergerak di bidang batu bara dan alat berat, menghadapi tantangan tingginya beban kerja pada divisi service, khususnya pada posisi mekanik senior dan helper. Tingginya volume pekerjaan sering menyebabkan pekerja harus lembur, sehingga terjadi ketidakseimbangan beban kerja yang berisiko menurunkan produktivitas dan meningkatkan tingkat kelelahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE), mengidentifikasi faktor penyebab ketidakseimbangan beban kerja melalui diagram fishbone, serta merumuskan rekomendasi perbaikan menggunakan analisis 5W1H. Metode FTE digunakan untuk mengukur tingkat beban kerja pada 10 pekerja di divisi service berdasarkan waktu kerja efektif dan allowance sebesar 26%. Hasil analisis menunjukkan bahwa mekanik senior dan helper mengalami overload karena tuntutan pekerjaan teknis dan operasional yang tinggi, sedangkan scheduler berada dalam kondisi underload akibat rendahnya beban tugas. Faktor penyebab overload meliputi metode kerja yang manual, kurangnya tenaga kerja, serta koordinasi yang kurang efisien. Sebaliknya, underload pada scheduler disebabkan oleh minimnya variasi tugas. Berdasarkan analisis fishbone, faktor penyebab utama dibagi menjadi metode kerja, tenaga kerja, lingkungan, dan manajemen. Rekomendasi perbaikan yang dirumuskan menggunakan pendekatan 5W1H mencakup penambahan tenaga kerja, pengembangan sistem manajemen inventaris, serta alokasi waktu khusus untuk pelatihan. Implementasi solusi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja di divisi service PT. Graha Benua Etam, sehingga perusahaan dapat mengoptimalkan produktivitas tenaga kerja secara keseluruhan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54682
    Collections
    • Industrial Engineering [2835]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV