Show simple item record

dc.contributor.authorMarzoli, Rio
dc.date.accessioned2025-02-04T04:28:27Z
dc.date.available2025-02-04T04:28:27Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54650
dc.description.abstractPenelitian ini mengevaluasi tingkat penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) yang mengacu pada PERMEN PUPR No.10 Tahun 2021 pada tiga proyek konstruksi: Pembangunan Kampus Universitas Nahdatul Ulama (UNU) Yogyakarta, Revitalisasi Jembatan Jurug Surakarta, dan Jalan Tol Bawen Yogyakarta. Berdasarkan hasil analisis, tingkat kepatuhan SMKK masing-masing proyek adalah 79,5% (kategori Patuh), 71,9% (kategori Patuh), dan 82,1% (kategori Sangat Patuh). Meskipun telah mencapai tingkat kepatuhan yang baik, terdapat elemen yang perlu ditingkatkan untuk mencapai implementasi sistem keselamatan yang lebih optimal pada setiap proyek. Evaluasi ini menunjukkan pentingnya perbaikan berkelanjutan dalam penerapan SMKK demi memastikan keselamatan dan efisiensi dalam pelaksanaan konstruksi.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKeselamatan Konstruksien_US
dc.subjectSMKKen_US
dc.titleDeviasi Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) di Proyek Konstruksien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21914021


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record