Deviasi Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) di Proyek Konstruksi
Abstract
Penelitian ini mengevaluasi tingkat penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) yang mengacu pada PERMEN PUPR No.10 Tahun 2021 pada tiga proyek konstruksi: Pembangunan Kampus Universitas Nahdatul Ulama (UNU) Yogyakarta, Revitalisasi Jembatan Jurug Surakarta, dan Jalan Tol Bawen Yogyakarta. Berdasarkan hasil analisis, tingkat kepatuhan SMKK masing-masing proyek adalah 79,5% (kategori Patuh), 71,9% (kategori Patuh), dan 82,1% (kategori Sangat Patuh). Meskipun telah mencapai tingkat kepatuhan yang baik, terdapat elemen yang perlu ditingkatkan untuk mencapai implementasi sistem keselamatan yang lebih optimal pada setiap proyek. Evaluasi ini menunjukkan pentingnya perbaikan berkelanjutan dalam penerapan SMKK demi memastikan keselamatan dan efisiensi dalam pelaksanaan konstruksi.
