| dc.description.abstract | Para wisatawan saat mengunjungi Situs Warungboto banyak yang tidak
memiliki etika diantaranya membuang sampah sembarangan dan menyalahgunakan
area sakral seperti memanjat dan bermain layangan. maka dilakukanlah penelitian ini
dengan tujuan mengetahui karakteristik kawasan disekitar situs budaya warung boto
diliat dari kajian Place Attachment. Penelitian ini menggunakan pendekatan kombinasi
metode deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. data diambil melalui obeservasi,
wawancara mendalam, serta memberikan kuesioner kepada para wisata situs
warungboto. Pelestarian pada Kawasan wisata bersejarah sangat penting untuk menjaga
warisan budaya yang dapat membantu Situs Warungboto tetap terjaga, dapat dinikmati
oleh generasi mendatang, dapat memberi manfaat ekonomi, serta Pendidikan bagi
masyarakat setempat dan pengunjung. Temuan menunjukkan bahwa keterikatan dengan
Situs Warungboto terkait dengan perilaku etika pengunjung selama berwisata,
khususnya terhadap ruang-ruang yang memiliki nilai sakral. Terutama bagi wisatawan
yang bukan berasal dari Jogja, mereka mungkin kurang menyadari bahwa tindakan yang
dianggap tidak sopan di area bersejarah bisa dianggap sebagai hal yang lumrah. Namun,
perlu diingat bahwa perilaku tersebut dapat berakibat buruk karena setiap tempat
memiliki makna dan penghuninya. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu menjaga
etika di setiap tempat yang dikunjungi. | en_US |