• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2024 #SERIES 13
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2024 #SERIES 13
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    STUDI KASUS PADA DAYA TARIK PELATARAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA BAGI ANAK UNTUK BERMAIN

    Thumbnail
    View/Open
    70.STUDI KASUS PADA DAYA TARIK PELATARAN MASJID GEDHE.pdf (2.726Mb)
    Date
    2024-07-01
    Author
    Husna, Athifah Salma
    Darmawati, Rini
    Rizqilahi, Yulia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pelataran Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta adalah ruang terbuka publik yang terdapat beragam aktivitas di dalamnya. Awalnya pelataran dirancang untuk pelaksanaan acara pada hari-hari penting, namun ketika sedang tidak dipakai kegiatan masjid, maka banyak anak memanfaatkan ruang publik tersebut. Studi ini mempelajari bagaimana proses placemaking sehingga Pelataran Masjid menjadi daya tarik anak untuk bermain. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif yang berfokus pada variabel comfort & image dari teori The Place Diagram dan teori perkembangan anak oleh Papilia & Olds untuk meneliti terbentuknya placemaking ruang bermain anak. Tahapan penelitian dilakukan dengan pengamatan langsung, wawancara dengan anak anak dan pengunjung, studi literatur, place-centered map, dan analisis. Hasil menunjukan terdapat tiga area pada pelataran yaitu area bermain, area berkumpul, dan area berdagang. Ruang yang terbentuk di pelataran masjid pada masing-masing area memiliki perbedaan kondisi, suasana dan daya tarik tersendiri untuk anak-anak bermain. Elemen alami, elemen buatan, dan interaksi sosial menjadi faktor ruang yang terbentuk dapat dimaknai sebagai ruang bermain.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/54580
    Collections
    • SAKAPARI 2024 #SERIES 13 [82]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV