| dc.description.abstract | Kebutuhan akan rumah kost pada Kota Yogyakarta melihat dari data jumlah
mahasiswa pada Kabupaten Sleman yang jika dibandingkan dengan data jumlah rumah
kost yang tercatat pada kabupaten yang sama, maka rumah kost dapat menjadi suatu
bisnis yang berpotensi menghasilkan apabila dikembangkan dengan baik. Dalam
penelitian ini mengacu pada studi kasus Rumah Ibu Ana yang berlokasi di Jalan Besi
Jangkang, Sleman, DIY dimana pada kondisi eksisting berupa rumah terbengkalai yang
sudah tak terpakai. Hal tersebut memunculkan pertanyaan bagaimana revitalisasi dapat
dilakukan pada studi kasus bangunan rumah Ibu Ana menjadi indekos yang berpotensi
menjadi sumber penghasilan?. Tentunya tujuan dari penelitian ini mengarah pada
pengoptimalan bangunan rumah yang tak terpakai menjadi rumah kos (indekos) yang
nantinya dapat menjadi sumber penghasilan pasif bagi pemiliknya. Dengan metode
acuan keberhasilan berupa payback period, setelah dilakukan revitalisasi pada bangunan
tersebut, investasi dinyatakan layak apabila berada pada batas jangka waktu dibawah
10 tahun. Setelah dilakukan revitalisasi dengan perhitungan modal awal, maintenance,
perbandingan revenue, yang dibagi dengan jumlah penghasilan bersih (nett income),
maka didapatkan masa payback period selama kurang lebih 5,1 tahun yang menunjukan
bahwa investasi masih layak untuk dilakukan. | en_US |