• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Aplikasi Indeks Moran dalam Identifikasi Pola Spasial dan Autokorelasi Spasial (Studi Kasus : Jumlah Laporan Kasus Kejahatan di Provinsi Jawa Timur 2022)

    Thumbnail
    View/Open
    18611133.pdf (5.418Mb)
    Date
    2024
    Author
    Hartarie, Raden Nabila Alya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kasus kejahatan adalah isu yang hampir seluruh negara di dunia menghadapinya, termasuk Indonesia. Provinsi Jawa Timur menurut BPS menempati peringkat pertama dengan perolehan laporan kasus kejahatan tertinggi di Indonesia yakni sebanyak 51.905 kasus di Tahun 2022. Dalam hal mengatasi permasalahan kriminalitas, upaya analisis dapat diterapkan salah satunya ialah analisis spasial. Penelitian ini melakukan identifikasi pola dan autokorelasi spasial pada kasus kriminalitas di setiap wilayah Provinsi Jawa Timur Tahun 2022 menggunakan indeks Moran dengan membandingkan metode pembobotan berbasis Queen contiguity, invers jarak, dan kernel Gaussian. Hasil uji signifikansi indeks Moran secara global menunjukkan terjadinya autokorelasi spasial secara global pada pembobot Queen contiguity dengan perolehan Indeks Moran sebesar 0,2434 dan pembobot jarak kernel Gaussian sebesar 0,4011 yang artinya terdapat autokorelasi spasial positif dengan pola cluster. Analisis LISA dengan pembobot kernel Gaussian menghasilkan pengelompokkan wilayah yang signifikan ke dalam kategori High-High yaitu Kabupaten Gresik, Kabupaten Jombang, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kabupaten Sidoarjo, serta Kota Surabaya, juga ke dalam kelompok Low-High yang terdiri dari Kabupaten Bangkalan, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kabupaten Mojokerto, dan Kabupaten Pasuruan. Kelompok wilayah pada kuadran High-High merupakan hotspots (wilayah rawan kejahatan) sehingga dengan diadakannya penelitian ini dapat membantu pihak berwenang khususnya kepolisian di Provinsi Jawa Timur dalam penempatan patroli yang lebih efektif terhadap area yang sudah terklasifikasi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54555
    Collections
    • Statistics [1245]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV